JawaPos.com–Manchester City berhasil melaju ke final FA Cup setelah menundukkan Southampton dengan skor 2-1 di Wembley. Namun kemenangan tersebut tidak datang tanpa kekhawatiran besar.
Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol indah Finn Azaz, Manchester City akhirnya bangkit melalui Jeremy Doku dan Nico Gonzalez untuk memastikan langkah mereka tetap hidup dalam perburuan treble domestik musim ini. Namun, di balik kemenangan tersebut, skuad asuhan Pep Guardiola kembali dihantam masalah cedera yang mengkhawatirkan.
Matheus Nunes sempat terjatuh di babak pertama tanpa kontak, memicu kekhawatiran di bangku cadangan. Meski demikian, dia tetap melanjutkan pertandingan hingga peluit akhir.
Baca Juga: Saddil Ramdani Kembali, Ini 3 Pemain Persib yang Dipanggil Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
Situasi lebih serius terjadi pada Rodri. Gelandang andalan City itu masih belum pulih setelah mengalami masalah pangkal paha saat laga melawan Arsenal.
Dia bahkan absen dalam kemenangan di Burnley dan tidak masuk skuad saat semifinal FA Cup, dengan Guardiola mengaku belum mengetahui kapan dia bisa kembali.
”Dia masih belum siap. Kami akan menilai dari hari ke hari,” ungkap Guardiola terkait kondisi Rodri.
Baca Juga: Miris, Persebaya Terpaksa Naik Taksi ke Lapangan karena Bus Panpel Terlambat 1 Jam!
Di lini belakang, Ruben Dias juga masih menepi akibat cedera pergelangan kaki sejak awal April. Meski sempat dikabarkan hampir pulih, bek asal Portugal itu belum masuk skuad saat semifinal.
Absennya Dias sedikit tertutupi performa solid duet Marc Guehi dan Abdukodir Khusanov, serta kembalinya John Stones dan Nathan Ake yang menambah opsi di lini pertahanan.
Sementara itu, Josko Gvardiol masih harus menepi cukup lama setelah mengalami patah tulang tibia pada awal tahun. Cedera serius tersebut membuatnya diprediksi absen hingga sisa musim, dengan fokus pemulihan juga mengarah ke persiapan Piala Dunia mendatang.
Meski lolos ke final FA Cup menjaga asa trofi tetap hidup, kondisi skuad City saat ini menjadi perhatian serius. Guardiola kini harus memutar otak untuk menjaga konsistensi tim di tengah krisis pemain yang terus berlanjut di fase krusial musim ini.