JawaPos.com–Perjalanan Endrick di Real Madrid ternyata tidak semulus ekspektasi banyak orang. Di balik statusnya sebagai wonderkid Brasil, ada cerita lain yang cukup jujur dan datang langsung dari sang ayah, Douglas Sousa.
Melansir Managing Madrid, dalam wawancara terbaru, Sousa membedah situasi yang dialami putranya. Mulai dari tekanan di Real Madrid sampai titik balik setelah pindah ke Lyon.
Meski sempat tersendat, Endrick disebut masih punya ambisi besar untuk tampil di Piala Dunia. Kuncinya sederhana yakni performa.
Baca Juga: Benzema Bongkar Masalah Real Madrid Musim Ini: Mereka Tidak Bermain Sebagai Tim
”Endrick yakin bahwa jika dia tampil bagus di pertandingan mendatang, dia bisa lolos ke Piala Dunia,” ujar Sousa.
Artinya, masa depan Endrick dalam waktu dekat bakal sangat ditentukan oleh konsistensinya di lapangan. Bagian paling menarik dari pernyataan Sousa adalah soal pengalaman Endrick di Real Madrid.
Dia secara terang-terangan menyebut bahwa minimnya kesempatan bermain berdampak langsung pada perkembangan sang anak.
Baca Juga: Fermin Lopez Beri Komentar Soal Barcelona yang Makin Dekat ke Gelar La Liga
”Endrick punya pepatah bahwa lapangan sepak bola adalah tempat bermainnya. Dan di Real Madrid, dalam arti tertentu, mereka mengambil tempat bermain itu darinya. Yang dia inginkan adalah bermain sepak bola,” jelas dia.
Kalimat itu cukup dalam. Buat pemain muda, jam terbang bukan cuma soal statistik tapi juga soal rasa percaya diri dan kebahagiaan saat bermain. Dan di Madrid, itu yang menurut Sousa sempat hilang.
Lyon Jadi Titik Balik
Situasi mulai berubah setelah Endrick pindah ke Lyon. Di sana, dia kembali menemukan ritme dan yang lebih penting, menikmati sepak bola lagi.
”Sekarang dia telah menemukan kebahagiaan itu. Menantu perempuan saya berperan penting dalam kepindahan Endrick ke Lyon, dan dia bahagia. Kami semua bahagia, itu yang terpenting,” tutur dia.
Bukan cuma soal performa di lapangan, tapi juga faktor kehidupan pribadi yang ikut mendukung kebangkitannya.
Kasus Endrick ini sebenarnya bukan hal baru. Banyak pemain muda berbakat yang tersendat di klub besar karena kurangnya menit bermain. Talenta tetap penting, tapi tanpa kesempatan, perkembangan bisa mandek.
Sekarang, dengan situasi yang lebih ideal, Endrick punya peluang untuk kembali menunjukkan kenapa dia dulu dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia.