← Beranda
Benzema Bongkar Masalah Real Madrid Musim Ini: Mereka Tidak Bermain Sebagai Tim
M Shofyan Dwi KurniawanMinggu, 26 April 2026 | 18.58 WIB
Karim Benzema mengkritik Real Madrid yang kurang kompak. (Istimewa)

 

JawaPos.com–Musim yang mengecewakan Real Madrid akhirnya mendapat diagnosis dari sosok yang sangat paham isi dapur klub, Karim Benzema.

Melansir MARCA, dalam obrolan santai tapi tajam di sesi live Instagram, legenda Los Blancos Real Madrid itu menyebut satu masalah utama yakni kurangnya kekompakan tim. Dan ya, kritik dari Karim Benzema ini datang tanpa basa-basi.

Karim Benzema menilai skuad Madrid saat ini terlalu bergantung pada individu, bukan kolektivitas. Menurut dia, hal itu justru jadi penghambat di level tertinggi.

Baca Juga: Fermin Lopez Beri Komentar Soal Barcelona yang Makin Dekat ke Gelar La Liga

”Di Real Madrid lebih rumit karena mereka tidak terlalu sering bermain sebagai sebuah tim; saat ini grup tersebut menderita karena kurangnya kekompakan,” terang Karim Benzema.

Komentar ini cukup menohok, apalagi datang di musim di mana Madrid berpotensi finis tanpa trofi besar.

Bandingkan dengan PSG yang Lebih Ngeklik

Sebagai pembanding, Benzema menyoroti Paris Saint-Germain yang dinilainya tampil jauh lebih solid sebagai tim. Bahkan, menurut dia, kekuatan PSG bukan sekadar soal nama besar, tapi sistem yang jalan.

Baca Juga: Motivasi Berlipat Lucas Frigeri Hadapi Persebaya Surabaya! Kiper Arema FC Fokus Penuh Jelang Derbi Jawa Timur

”Di PSG, Anda menurunkan pemain inti dan mereka bermain, tetapi ketika pelatih melakukan pergantian pemain pada menit ke-60 atau ke-70, pemain yang masuk justru memberikan kontribusi lebih besar daripada pemain yang memulai pertandingan,” terang Karim Benzema.

Intinya: siapa pun yang main, performanya tetap terjaga.

Benzema bahkan menyebut bahwa sosok paling penting di PSG saat ini bukan pemain, melainkan pelatihnya.

”Pemain paling terkenal di PSG adalah Luis Enrique, tetapi mereka adalah tim yang sesungguhnya. PSG bukanlah tim yang dipenuhi bintang, kecuali Ousmane Dembele, pemenang Ballon d'Or,” ungkap Karim Benzema.

Pernyataan ini mempertegas satu hal: di mata Benzema, struktur tim jauh lebih penting daripada sekadar kumpulan pemain hebat. Kritik soal kurangnya kontribusi tanpa bola dari pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan Vinicius Jr. sebenarnya bukan hal baru. Tapi ketika diangkat oleh Benzema, bobotnya jelas berbeda.

”Siapa pun yang Anda tempatkan di lini depan, mereka semua bekerja sama dan pemain pengganti pun tampil sama baiknya. Itulah mengapa mereka sangat bagus,” ucap Karim Benzema.

Baca Juga: Real Madrid Geram Terhadap Kepemimpinan Wasit, Protes Keras Penalti yang Dirampok saat Lawan Real Betis

Alarm untuk Real Madrid

Komentar Benzema ini bisa dibilang jadi wake-up call buat Real Madrid. Punya banyak bintang memang menguntungkan, tapi tanpa chemistry dan kerja tim, hasilnya bisa jauh dari maksimal.

Sepak bola modern bukan lagi soal siapa paling bersinar tapi siapa yang paling kompak. Dan kalau Madrid ingin kembali ke puncak, mungkin ini saatnya mereka bermain sebagai tim, bukan sekadar kumpulan superstar.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah