JawaPos.com - Tottenham Hotspur kembali mendapat kabar kurang baik menjelang laga penting menghadapi Wolverhampton Wanderers dalam lanjutan Premier League akhir pekan ini.
Bek kiri andalan mereka, Destiny Udogie, dikabarkan mengalami masalah kebugaran dan berpeluang absen pada pertandingan yang digelar di Stadion Molineux.
Situasi ini tentu menjadi pukulan tambahan bagi Tottenham yang sedang berada dalam tekanan besar di papan bawah klasemen.
Tim asuhan Roberto De Zerbi masih berjuang keluar dari zona berbahaya dan membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang bertahan di Premier League musim depan.
Udogie sebelumnya baru saja kembali bermain setelah pulih dari cedera hamstring. Pemain asal Italia itu bahkan langsung tampil sejak menit awal dalam dua pertandingan pertama De Zerbi bersama Tottenham.
Namun, kondisi fisiknya kembali bermasalah dan membuat tim pelatih harus memantau perkembangannya dalam beberapa hari ke depan.
Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai jenis cedera terbaru yang dialami Udogie.
Meski begitu, laporan dari thesun.uk.co menyebut peluang sang pemain untuk tampil melawan Wolves cukup kecil.
Absennya Udogie jelas bisa memengaruhi keseimbangan permainan Tottenham, terutama di sektor kiri pertahanan.
Sepanjang musim ini, pemain berusia 23 tahun tersebut menjadi salah satu sosok penting dalam skema permainan tim berkat kemampuan bertahan dan membantu serangan.
Masalah cedera memang menjadi persoalan besar Tottenham musim ini. Beberapa pemain inti sudah lebih dulu dipastikan menepi hingga akhir musim. Nama seperti Cristian Romero dan Mohammed Kudus harus absen panjang karena cedera serius.
Selain itu, lini tengah Spurs juga sempat kehilangan kreativitas setelah James Maddison dan Dejan Kulusevski mengalami cedera lutut yang membuat keduanya lama menepi.
Meski demikian, ada sedikit kabar positif dari kondisi Maddison. Gelandang asal Inggris tersebut mulai kembali masuk skuad saat Tottenham bermain imbang 2-2 melawan Brighton pekan lalu.
Walaupun belum turun ke lapangan, kehadirannya dianggap memberi tambahan motivasi bagi rekan-rekannya.
Tottenham sendiri sedang berada dalam situasi yang tidak mudah. Mereka belum meraih kemenangan di liga sejak akhir Desember dan
kini hanya terpaut sedikit dari zona degradasi. Dengan lima pertandingan tersisa, setiap laga menjadi penentu bagi nasib klub asal London tersebut.
De Zerbi pun dituntut segera menemukan solusi agar timnya bisa bangkit. Pelatih asal Italia itu sebelumnya mengakui bahwa masalah terbesar Tottenham bukan hanya soal taktik, tetapi juga mentalitas pemain saat menghadapi tekanan.
Laga melawan Wolves akhir pekan nanti diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling penting Tottenham musim ini.
Jika kembali gagal meraih poin penuh, tekanan terhadap tim akan semakin besar menjelang akhir kompetisi.