JawaPos.com - Real Madrid sempat dibuat deg-degan saat Eder Militao harus meninggalkan lapangan lebih cepat dalam laga kontra Alaves. Mengingat riwayat cedera lututnya yang cukup mengkhawatirkan, banyak yang langsung berpikir skenario terburuk.
Apalagi momen kejadiannya cukup dramatis. Di pengujung babak pertama, Militao hampir saja mencetak gol setelah tembakannya menghantam mistar gawang di dalam kotak penalti. Namun tak lama setelah itu, ia terlihat memberi sinyal ketidaknyamanan dan langsung meminta bantuan medis.
Reaksi cepat dari tim medis pun langsung terlihat. Tanpa banyak pertimbangan, keputusan untuk menariknya keluar diambil demi menghindari risiko yang lebih besar. Sempat ada penyesuaian darurat di lini belakang, sebelum akhirnya pergantian dilakukan.
Kekhawatiran utama saat itu jelas mengarah ke lutut, area yang sebelumnya sudah dua kali mengalami cedera ligamen serius. Cara ia terjatuh setelah mencoba menyerang sempat membuat suasana di bangku cadangan jadi tegang.
Tapi, kabar baik datang tak lama kemudian. Militão berjalan keluar lapangan tanpa kesulitan berarti, sebuah tanda awal bahwa situasinya mungkin tidak separah yang dibayangkan.
Melansir akun X Jose Luis Sanchez, setelah diperiksa lebih lanjut di ruang ganti, hasil awal menunjukkan bahwa masalahnya hanya berupa sensasi seperti kram di bagian belakang paha kiri.
“Militao merasakan kram di bagian belakang pahanya. Dia diperiksa di ruang ganti dan tampaknya itu hanya alarm palsu,” ungkap sang jurnalis.
Baca Juga: Real Madrid Optimistis Jude Bellingham dan Eder Militao Bakal Comeback dari Cedera Awal April
Area tersebut memang pernah bermasalah sebelumnya, sehingga keputusan untuk tidak mengambil risiko jadi langkah paling masuk akal.
Yang paling penting: tidak ada indikasi cedera struktural baru atau kerusakan jangka panjang. Pergantian pemain yang dilakukan murni bersifat pencegahan, bukan karena kondisi darurat.
Bagi Real Madrid, ini jelas jadi kabar yang sangat melegakan. Di tengah jadwal padat dan kebutuhan menjaga kebugaran skuad, kehilangan pemain seperti Militão bisa jadi pukulan besar.