JawaPos.com–Chelsea tampaknya harus berpikir dua kali sebelum mengambil keputusan ekstrem terkait masa depan Liam Rosenior. Pasalnya, memecat sang pelatih bisa berujung pada biaya kompensasi yang tidak main-main bahkan mencapai £24 juta.
Liam Rosenior, yang baru menandatangani kontrak pada Januari lalu, terikat kesepakatan jangka panjang berdurasi enam tahun. Dengan nilai sekitar £4 juta per musim, sisa kontraknya otomatis membuat Chelsea harus menanggung beban finansial besar jika memilih untuk berpisah lebih cepat.
Melansir Mirror, secara hitungan kasar, angka £24 juta itu berasal dari sisa durasi kontraknya. Meski begitu, biasanya dalam kontrak pelatih terdapat klausul tertentu yang bisa mengurangi total kompensasi, jadi angka finalnya belum tentu sebesar itu.
Baca Juga: Chelsea Mulai Cari Pengganti Liam Rosenior, John Terry Muncul Sebagai Opsi Darurat
Yang jelas, ini bukan hal baru bagi Chelsea. Dalam era Premier League, klub asal London barat tersebut memang dikenal cukup royal saat urusan memecat pelatih. Total biaya kompensasi yang sudah mereka keluarkan bahkan dikabarkan melampaui £160 juta.
Beberapa kasus sebelumnya jadi bukti nyata. Pemecatan Antonio Conte beserta stafnya menelan biaya sekitar £26 juta. Sementara itu, saat pertama kali berpisah dengan Jose Mourinho pada 2007, Chelsea harus merogoh kocek sekitar £23 juta.
Nama-nama lain juga masuk daftar mahal ini. Kepergian Thomas Tuchel menghabiskan sekitar £15 juta, disusul Graham Potter yang menerima sekitar £13 juta. Mauricio Pochettino juga tidak pulang dengan tangan kosong, membawa pesangon sekitar £10 juta sebelum melanjutkan karier ke timnas Amerika Serikat.
Baca Juga: Chelsea Terjebak Lose Streak, Liam Rosenior Makin Dekat ke Pintu Keluar
Dengan riwayat seperti itu, potensi kompensasi untuk Rosenior jelas menambah tekanan bagi manajemen klub. Di satu sisi, performa tim sedang disorot.
Di sisi lain, keputusan untuk memecat pelatih lagi bisa berarti menambah daftar panjang pengeluaran besar yang mulai terasa seperti kebiasaan mahal.