JawaPos.com–Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munich di Liga Champions bukan cuma soal hasil akhir. Tapi juga penuh tensi bahkan sampai ke konflik internal di lapangan.
Sorotan tertuju pada momen panas antara Bintang Real Madrid Jude Bellingham dan Vinicius Junior yang tertangkap kamera terlibat adu mulut di tengah pertandingan yang sudah memanas.
Melansir The Express, insiden terjadi saat Vinicius membawa bola dan mencoba melakukan penetrasi ke arah gawang. Di saat yang sama, Jude Bellingham sudah berada di posisi ideal di kotak penalti dan meminta umpan.
Baca Juga: Bayern Munich vs Real Madrid: Kontroversi dan Emosi Setelah Pertandingan Liga Champions
Namun, sentuhan Vinicius kurang sempurna. Dayot Upamecano dengan cepat menutup ruang, menggagalkan peluang tersebut. Situasi itu langsung memicu reaksi dari Bellingham yang terlihat frustrasi.
Respons Vinicius? Jauh dari kata tenang.
”Apa yang kau inginkan? Apa yang kau inginkan? Tutup mulutmu,” ucap Vinicius.
Baca Juga: Kiper Bayern Munich Manuel Neuer Akui Lakukan Blunder Lawan Real Madrid
Tak berhenti di situ, dia bahkan melanjutkan dengan teriakan dalam bahasa Portugis.
”Pergi ke neraka,” kata Vinicius.
Momen ini memperlihatkan betapa tingginya tensi di kubu Real Madrid, di tengah tekanan besar untuk membalikkan keadaan.
Laga Panas, Emosi Tak Terbendung
Pertandingan di Allianz Arena memang berlangsung penuh drama. Situasi semakin memburuk setelah Eduardo Camavinga diusir keluar lapangan pada menit ke-86 saat agregat masih imbang 4-4.
Bermain dengan 10 orang di momen krusial membuat Madrid kehilangan kendali. Bayern Munich langsung memanfaatkan situasi tersebut dengan mencetak dua gol di akhir laga untuk memastikan kemenangan agregat 6-4.
Setelah peluit akhir, emosi para pemain Madrid benar-benar meledak. Beberapa pemain, termasuk Antonio Rudiger dan Vinicius, terlihat mengepung wasit Slavko Vincic sambil melayangkan protes keras.
Baca Juga: Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta: Keputusan Wasit Sangat Memalukan!
Arda Guler bahkan diusir setelah pertandingan karena terlalu vokal menyuarakan ketidakpuasannya. Dani Carvajal, meski tidak bermain, juga ikut terseret dalam situasi panas itu dan terdengar berteriak ke arah wasit.
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa, ikut menyuarakan kekecewaannya terhadap keputusan wasit.
”Jelas, Anda tidak bisa mengusir pemain karena hal seperti itu,” ujar Arbeloa.
Baca Juga: Presiden Barcelona Berjanji Ajukan Protes Kedua ke UEFA usai Kontroversi Wasit
Dia bahkan menilai keputusan tersebut menjadi titik akhir pertandingan.
”Saya rasa dengan kartu merah itu, semuanya sudah berakhir. Sungguh tidak bisa dipercaya bahwa Anda mengusir pemain karena tindakan ini… Kami merasa sangat, sangat kesal, marah, dan kecewa,” ungkap Arbeloa.