← Beranda
Kiper Bayern Munich Manuel Neuer Akui Lakukan Blunder Lawan Real Madrid
M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 17 April 2026 | 23.40 WIB
Kiper Bayern Munich Manuel Neuer. (ig @fcbayern)

 

JawaPos.com–Kemenangan Bayern Munich atas Real Madrid di leg kedua Liga Champions memang terasa dramatis. Dan bagi Manuel Neuer, laga itu juga jadi campuran antara kesalahan fatal dan momen penebusan.

Kiper veteran Jerman itu tak menutup-nutupi blunder yang dia lakukan di awal pertandingan. Kesalahan distribusi bola darinya langsung dimanfaatkan Arda Guler untuk membuka keunggulan Real Madrid atas Bayern Munich di menit pertama.

Melansir Bavarian Foolball, dalam wawancara usai pertandingan, Manuer Neuer dengan jujur mengakui kesalahannya. ”Sebenarnya saya ingin mengoper bola ke Stani tetapi saya tidak menendangnya dengan baik. Guler bermain sangat baik dengan tembakan pertamanya,” ungkap dia.

Baca Juga: Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta: Keputusan Wasit Sangat Memalukan!

Blunder tersebut memang jadi awal mimpi buruk bagi Bayern. Alih-alih mengontrol pertandingan, mereka justru langsung tertinggal dan harus bekerja ekstra keras untuk kembali ke jalur kemenangan.

Tak berhenti di situ, Neuer juga kebobolan gol kedua dari tendangan bebas Guler meski sempat menyentuh bola, ia terlambat bereaksi terhadap kecepatan tembakan tersebut.

Performa Neuer di laga ini jelas berbeda dibandingkan leg pertama. Tekanan tinggi membuatnya beberapa kali terlihat kurang solid, sesuatu yang jarang terjadi pada kiper sekelas dirinya.

Baca Juga: Presiden Barcelona Berjanji Ajukan Protes Kedua ke UEFA usai Kontroversi Wasit

Namun, satu hal yang patut dicatat: ia tidak larut dalam kesalahan. Di momen-momen krusial berikutnya, Neuer justru tampil lebih tenang dan membuat beberapa penyelamatan penting. 

Salah satunya saat menggagalkan peluang Kylian Mbappe dengan refleks cepat, momen yang mengingatkan pada penyelamatan ikoniknya di masa lalu.

Bayern Tunjukkan Mental Juara

Yang membuat cerita ini menarik, kesalahan Neuer tidak berujung fatal. Bayern Munich justru menunjukkan mental kuat dengan bangkit dari situasi sulit.

Mereka berhasil membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan 4-3, memastikan tiket ke semifinal dengan agregat 6-4. Di masa lalu, kesalahan melawan Real Madrid sering berujung hukuman telak. Tapi kali ini berbeda. Bayern tidak runtuh, mereka justru bereaksi.

Dan bagi Neuer, ini jadi pengingat sederhana. Bahkan pemain terbaik pun bisa melakukan kesalahan. Yang membedakan adalah bagaimana mereka meresponsnya.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah