JawaPos.com–Emosi yang meluap di malam besar Liga Champions kadang memang sulit dikendalikan. Itulah yang dialami Raphinha setelah Barcelona tersingkir secara dramatis dari tangan Atletico Madrid.
Dalam laga leg kedua di Metropolitano, Barcelona gagal membalikkan keadaan dan harus angkat koper dengan agregat 3-2. Kekecewaan jelas terasa dan Raphinha jadi salah satu pemain yang paling ekspresif.
Sesaat setelah pertandingan berakhir, pemain asal Brasil itu terlihat membuat gestur ke arah pendukung tuan rumah. Dia seolah memberi isyarat bahwa Atletico Madrid akan tersingkir di babak berikutnya.
Baca Juga: Liverpool Kehilangan Striker Andalan Hugo Ekitike Selama Sembilan Bulan
Momen itu cepat menyebar di media sosial, dan tak butuh waktu lama hingga situasi memanas. Namun, melansir Get Football News, setelah suasana mereda, Raphinha memilih untuk mengambil langkah mundur dan meredakan situasi. Dia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.
”Maaf atas tindakan saya. Itu bukan sesuatu yang sejalan dengan nilai-nilai dan karakter saya. Itu terjadi di saat yang tegang, sebagai balasan kepada seorang penggemar yang tidak menghormati saya tadi malam,” ujar Raphinha.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa reaksi Raphinha lebih dipicu situasi emosional di lapangan, bukan niat untuk memancing konflik lebih jauh.