JawaPos.com - Perjalanan Nico Paz dalam setahun terakhir bisa dibilang seperti “level up” yang signifikan. Bersama Como di Serie A, gelandang serang asal Argentina ini berkembang pesat dan mulai menunjukkan potensi yang dulu hanya jadi bahan hype di akademi.
Kini, Real Madrid dihadapkan pada keputusan penting: memulangkan, mempertahankan, atau bahkan menjualnya demi keuntungan besar. Dengan klausul pembelian kembali yang relatif murah dibanding nilai pasarnya, situasi ini jadi semakin menarik.
Lalu, apa saja yang benar-benar akan menentukan arah karier Paz musim depan? Melansir Get Football News, berikut faktor penentu masa depan Paz di Real Madrid.
Baca Juga: Merasa Dicurangi, Real Madrid Putus Hubungan dengan Federasi Sepak Bola Spanyol
1. Kepercayaan dari Álvaro Arbeloa
Faktor pertama dan mungkin paling krusial adalah sosok pelatih itu sendiri.
Álvaro Arbeloa dikenal sebagai pelatih yang cukup berani memberi kesempatan kepada pemain muda. Dalam beberapa kesempatan terakhir, ia bahkan mulai rutin memainkan nama-nama seperti Thiago Pitarch. Ini jadi sinyal jelas bahwa pintu untuk pemain muda terbuka lebar.
Kabar baiknya, Arbeloa juga punya hubungan yang cukup dekat dengan para pemain muda, termasuk Nico Paz. Jika ia tetap bertahan sebagai pelatih musim depan, peluang Paz untuk mendapat menit bermain di tim utama jelas meningkat.
Dalam skenario ini, kepulangan Paz ke Madrid bukan sekadar formalitas tapi benar-benar untuk jadi bagian dari proyek tim.
Baca Juga: Unggul 9 Poin, Hansi Flick Enggan Akui Barcelona Sudah Juara La Liga
2. Nasib Arbeloa dan Arah Proyek Tim
Masalahnya, posisi Arbeloa sendiri belum sepenuhnya aman. Jika Real Madrid gagal di Liga Champions, bukan tidak mungkin akan terjadi pergantian pelatih. Dan seperti yang sering terjadi di klub sebesar Madrid, pergantian pelatih berarti perubahan filosofi.
Pelatih baru bisa saja punya pendekatan berbeda. Bisa jadi ia lebih memilih pemain berpengalaman dibanding talenta muda seperti Paz. Atau sebaliknya, tapi itu jelas bukan sesuatu yang bisa dijamin.
Dengan kata lain, masa depan Paz sangat bergantung pada stabilitas proyek tim. Tanpa itu, ia berisiko hanya jadi “aset” tanpa peran jelas.
Baca Juga: Tanggapi Protes Barcelona, Diego Simeone Sindir Real Madrid
3. Piala Dunia sebagai Panggung Penentu
Faktor terakhir datang dari level internasional: Piala Dunia. Nico Paz punya peluang untuk membela Argentina di turnamen tersebut. Jika ia berhasil tampil dan memberikan dampak besar, nilainya bisa melonjak drastis, baik dari sisi teknis maupun komersial.
Di titik ini, Real Madrid akan punya dua opsi menarik: Mempertahankannya sebagai bagian penting tim masa depan. Atau menjualnya dengan harga tinggi untuk keuntungan besar.
Performa di panggung sebesar Piala Dunia sering kali jadi “game changer” dalam karier seorang pemain. Dan bagi Paz, ini bisa jadi momen yang menentukan apakah ia akan benar-benar jadi pemain Real Madrid atau justru proyek bisnis yang menguntungkan.
Baca Juga: Benarkah Real Madrid Lebih Baik Tanpa Kylian Mbappe?
Antara Proyek Masa Depan atau Peluang Finansial
Saat ini, satu hal terlihat cukup jelas: Real Madrid kemungkinan besar akan mengaktifkan klausul pembelian kembali Nico Paz.
Namun, apa yang terjadi setelah itu masih abu-abu. Apakah ia akan jadi bagian dari revolusi skuad muda? Atau justru jadi aset yang dijual di waktu yang tepat?