← Beranda
Lakukan 4 Penyelamatan, Emil Audero Gagal Bawa Cremonese Raih Kemenangan Lawan Cagliari
Antonius Oskarianto AdurMinggu, 12 April 2026 | 13.48 WIB
Kiper Cremonese Emil Audero. (Dok. Emil Audero)

 

JawaPos.com–Emil Audero gagal meraih kemenangan bersama Cremonese setelah kalah dari Cagliari di Liga Italia pekan ke-32. Laga yang berakhir dengan skor 0-1 tersebut dimainkan di Unipol Domus, Sabtu (11/4).

Cremonese dan Cagliari sama-sama bermain menyerang meski di babak pertama tidak ada gol yang terjadi. Namun di babak kedua, Cagliari lebih banyak bermain menyerang yang membuat mereka unggul lewat gol yang dicetak Sebastiano Esposito menit ke-63.

Aksi penyelamatan yang ciamik dilakukan Emil Audero dalam mengawal gawang Cremonese. Melansir Fotmob, dia berhasil melakukan empat penyelamatan selama bermain 90 menit.

Baca Juga: Arief Catur Sering Kecolongan! Ini Rapor Merah Persebaya Surabaya Saat Hadapi Persija Jakarta di GBK

Di babak pertama, kiper Timnas Indonesia tersebut sudah melakukan dua penyelamatan di menit ketiga dan 34. Sementara di babak kedua, Emil Audero juga melakukan dua penyelamatan di menit ke-54 dan 75.

Hingga pekan ke-32, Emil Audero sudah kebobolan 40 gol. Kiper berusia 29 tahun itu terakhir kali meraih clean sheet saat menang menghadapi Parma pada Maret.

Di sisi lain, pelatih Cremonese Marco Giampaolo sangat kecewa dengan penampilan para pemainnya. Dia menilai tim asuhannya tidak bereaksi setelah kebobolan pada menit ke-63.

Baca Juga: Salahkan Penalti Persija Jakarta! Bernardo Tavares Bongkar Biang Kerok Kekalahan Memalukan Persebaya Surabaya di GBK

”Sampai saat itu, tim bermain sangat baik, menunjukkan momentum dan mengendalikan permainan. Setelah gol tersebut, saya kecewa dengan kurangnya reaksi dan kenyataan bahwa para pemain mungkin berpikir mereka telah kalah,” tutur Marco Giampaolo.

”Jika saya punya keluhan, saya akan mengatakan itu adalah kurangnya reaksi dan kurangnya keberanian dalam mencoba menciptakan peluang yang bisa membuat Cagliari kesulitan,” kata Marco Giampaolo setelah pertandingan yang dikutip laman resmi Cremonese, Minggu (12/4).

Pelatih 58 tahun tersebut sebenarnya senang dengan performa Cremonese sampai mereka kebobolan. Setelah itu, para pemain Cremonese terlihat kehilangan kepercayaan diri.

”Mereka bermain bagus, tetapi hanya sampai gol tercipta. Kita harus menyalahkan diri sendiri atas 27 menit terakhir, ketika kita tidak berusaha dengan keyakinan dan kejelasan; kita kehilangan kepercayaan diri. Saya tidak akan membiarkan hasil ini memengaruhi saya; saya menyukai tim sampai gol tercipta, dan saya tidak menyukai mereka setelahnya,” tandas Giampaolo.

Cremonese masih bertengger di posisi ke-17 klasemen sementara Liga Italia. Mereka memiliki poin yang sama dengan Lecce yang berada di posisi ke-18 atau di zona degradasi.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah