← Beranda
Kontroversi Penalti Mbappe! Real Madrid Meradang Usai Ditahan Girona, Harapan Juara Terancam
Sri WahyuniSabtu, 11 April 2026 | 16.50 WIB
Momen kontroversial Kylian Mbappe di kotak penalti. (@433)

 

JawaPos.com - Real Madrid harus menelan hasil pahit setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Girona dalam laga penuh kontroversi, di mana penalti untuk Kylian Mbappe yang berpotensi menjadi penentu kemenangan justru diabaikan.

Alvaro Arbeloa menegaskan bahwa Real Madrid seharusnya mendapatkan penalti krusial dalam hasil imbang 1-1 melawan Girona. Hasil tersebut tidak hanya membuat fans bersiul kecewa di Santiago Bernabeu, tetapi juga menjadi pukulan lain bagi ambisi Madrid dalam perburuan gelar LaLiga.

Madrid sempat unggul lebih dulu lewat gol jarak jauh Federico Valverde pada menit ke-51. Namun keunggulan itu hanya bertahan singkat setelah Thomas Lemar membalas dengan gol spektakuler untuk Girona 11 menit kemudian.

Baca Juga: Prediksi Barcelona vs Espanyol: Misi Bangkit Blaugrana Usai Kekalahan, Espanyol Terancam Tumbang!

Momen paling kontroversial terjadi di menit ke-87. Kylian Mbappe tampak terkena kontak di wajah oleh bek Vitor Reis di dalam kotak penalti. Namun wasit Javier Alberola tidak menganggapnya sebagai pelanggaran, dan VAR pun tidak melakukan intervensi keputusan yang memicu kemarahan kubu Madrid.

"Bagi saya, itu penalti dari sini sampai ke bulan," ungkap Arbeloa dalam konferensi pers usai pertandingan.

"Saya tidak mengerti, dan saya rasa tidak ada yang mengerti. Ini sangat jelas bagi saya. Kejadian seperti ini sudah sering kami alami," lanjutnya.

Baca Juga: Prediksi Chelsea vs Manchester City: Duel Panas di Stamford Bridge, The Blues Terancam Tumbang Lagi!

Hasil ini membuat Madrid kini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen, Barcelona, yang bahkan masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit menjelang derby melawan Espanyol.

Performa Madrid juga sedang menurun. Mereka kini tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir, setelah kalah 2-1 dari Mallorca, serta takluk dengan skor sama dari Bayern Munich di leg pertama perempat final Liga Champions UEFA.

"Untuk menang, kami harus memberikan 200%. Tidak cukup hanya 90%. Jika ingin lebih aman melawan tim yang seharusnya bisa kita kalahkan, kita harus total. Kalau tidak, hal seperti ini bisa terjadi," tegas Arbeloa.

Baca Juga: Liverpool Siap Gelontorkan Rp1,4 Triliun untuk Boyong 'Silky' Murillo

Meski begitu, Arbeloa tetap optimistis.

"Selama gelar belum benar-benar hilang, kami akan terus berjuang," tgasnya.

Ia juga menepis kekhawatiran soal performa mencetak gol Mbappe dan Vinícius Junior. Menurutnya, keduanya tetap termasuk pemain terbaik dunia saat ini.

Arbeloa turut memuji Jude Bellingham, yang tampil sebagai starter untuk pertama kalinya sejak pulih dari cedera.

"Dia terlihat tajam, lincah, dan percaya diri. Wajar jika masih sedikit kelelahan, tapi ini awal yang bagus untuk menemukan ritmenya kembali," pungkasnya.

Selanjutnya, Madrid akan bertandang ke Jerman untuk menghadapi Bayern Munich pada leg kedua perempat final tengah pekan ini, laga yang bisa menjadi penentu arah musim mereka. 

EDITOR: Banu Adikara