JawaPos.com - Raul Asencio akhirnya kembali masuk skuad Real Madrid, tetapi ternyata ada cerita cukup panas di balik absennya sang bek dalam beberapa pertandingan terakhir.
Melansir MARCA, Asencio sempat terlibat perselisihan besar dengan Alvaro Arbeloa. Konflik itu bahkan membuat pemain muda tersebut menghilang dari skuad untuk beberapa laga penting sebelum akhirnya meminta maaf kepada pelatih dan seluruh rekan setimnya.
Masalah bermula saat Real Madrid menghadapi Manchester City di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada 11 Maret. Arbeloa memutuskan untuk tidak memainkan Asencio sebagai starter dan lebih memilih Dean Huijsen untuk mendampingi Antonio Rudiger di jantung pertahanan.
Baca Juga: Bos Bayern Munchen Minta Pemain Tetap Waspada Meski Menang atas Real Madrid
Keputusan itu ternyata membuat Asencio sangat kecewa. Bek berusia 23 tahun tersebut merasa pantas bermain setelah tetap memaksakan diri tampil melawan Celta Vigo meski sedang mengalami memar serius di leher.
Pada laga itu, Eder Militao dan David Alaba sedang cedera, sementara Huijsen absen karena skorsing. Karena itulah, Asencio merasa perjuangannya seharusnya dihargai dengan tempat di starting eleven saat melawan Manchester City.
Namun, ketika Arbeloa justru memilih Huijsen, Asencio disebut langsung mendatangi pelatihnya untuk mempertanyakan keputusan tersebut. Dari situ, hubungan keduanya mulai memanas.
Baca Juga: Menang atas Real Madrid, Vincent Kompany Tegaskan Perjuangan Belum Berakhir
Situasinya semakin rumit beberapa hari kemudian. Setelah dicadangkan saat melawan City, Asencio diperkirakan akan bermain menghadapi Elche. Namun, pada hari pertandingan, ia melapor kepada Arbeloa bahwa dirinya merasakan sedikit gangguan otot dan tidak cukup fit untuk bermain.
Hal itu membuat Arbeloa kesal karena ia harus mengubah rencana secara mendadak. Antonio Rudiger yang awalnya ingin diistirahatkan menjelang leg kedua melawan Manchester City akhirnya harus dimainkan.
Perubahan itu kabarnya juga membuat Rudiger tidak senang karena sang bek Jerman dikenal sangat disiplin soal rutinitas dan persiapan pertandingan. Dari situ, masalah Asencio tidak lagi hanya soal hubungan dengan pelatih, tetapi mulai terasa juga di ruang ganti.
Baca Juga: Real Madrid Legends Batal, Legenda Dunia Tetap Gegerkan GBK 18 April 2026
Setelah kejadian tersebut, Asencio tidak masuk skuad melawan Elche, tidak ikut ke Manchester, dan juga absen dalam derbi melawan Atletico Madrid meski tetap berlatih seperti biasa.
Alasan utamanya ternyata bukan karena cedera atau masalah teknis, melainkan karena Arbeloa menunggu Asencio meminta maaf secara terbuka di depan seluruh tim.
Asencio sebenarnya sudah meminta maaf secara pribadi kepada sang pelatih. Namun, Arbeloa merasa itu belum cukup. Ia ingin sang pemain menunjukkan rasa tanggung jawab di hadapan seluruh skuad.
Baca Juga: Antonio Rudiger Jumawa, Sebut Real Madrid Beri Hadiah 2 Gol untuk Bayern Munchen di Liga Champions
Kabarnya, dalam salah satu sesi latihan, Arbeloa bahkan sempat berkata, “Apakah ada yang ingin menyampaikan sesuatu?” sambil memberi kesempatan kepada Asencio untuk berbicara. Tetapi sang pemain hanya menundukkan kepala dan memilih diam.
Situasi itu terus berlarut-larut hingga akhirnya spekulasi mulai muncul di media sosial. Banyak yang mempertanyakan profesionalisme Asencio dan alasan di balik absennya dia dari tim.
Pada akhirnya, Asencio memutuskan untuk menyelesaikan semuanya. Ia meminta maaf kepada seluruh ruang ganti dan sejak saat itu kembali masuk ke skuad untuk laga melawan Mallorca dan Bayern Munchen, meski belum dimainkan.