← Beranda
Babak Belur! Dihajar PSG Tanpa Balas, Harapan Liverpool di Liga Champions Makin Menipis
Sri WahyuniKamis, 9 April 2026 | 18.09 WIB
Bintang Liverpool Mohamed Salah kembali jadi sorotan. (Dok. Mirror)
 
 

 

JawaPos.com - Harapan Liverpool di Liga Champions kini berada di ujung tanduk setelah menelan kekalahan menyakitkan dari juara bertahan Paris Saint-Germain pada leg pertama perempat final.

Bertandang ke markas PSG, Liverpool harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 0-2. Hasil ini menjadi kekalahan ke-16 The Reds musim ini dan membuat langkah mereka menuju semifinal semakin berat.

PSG membuka keunggulan lewat Desire Doue, yang mencetak gol melalui tembakan terdefleksi yang mengecoh kiper Giorgi Mamardashvili. Bola melambung melewati kepala penjaga gawang setelah mengenai Virgil van Dijk.

Baca Juga: Menang 2-0 di Leg Pertama, PSG Sukses Bikin Liverpool Nggak Berdaya

Keunggulan tuan rumah kemudian digandakan oleh Khvicha Kvaratskhelia lewat aksi individu brilian. Menerima umpan terobosan dari Joao Neves, ia melewati Mamardashvili sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

Liverpool tampil di bawah tekanan sepanjang pertandingan. Bahkan, tim asuhan Arne Slot gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sebuah catatan yang mencerminkan buruknya performa mereka di laga ini.

Untuk meredam agresivitas PSG, Liverpool sempat menurunkan formasi bertahan dengan lima pemain di lini belakang. Namun, strategi tersebut tak mampu membendung dominasi tuan rumah yang sudah unggul sejak menit ke-11 dan terus menekan hingga akhir laga.

Baca Juga: Alexander Isak Tak Jadi Starter, Arne Slot Anggap Lawan PSG sebagai Kesempatan Kedua untuk Liverpool

Meski kebobolan dua gol, Mamardashvili sebenarnya tampil cukup solid dengan sejumlah penyelamatan penting. Ia menggagalkan peluang Kvaratskhelia dan Doue, menjaga peluang Liverpool tetap hidup meski terus ditekan.

PSG bahkan nyaris menambah keunggulan. Ousmane Dembele menyia-nyiakan beberapa peluang emas, termasuk tembakan yang membentur tiang setelah kesalahan Jeremie Frimpong.

Sementara itu, penalti sempat diberikan saat Warren Zaire-Emery dijatuhkan, namun dibatalkan setelah tinjauan VAR.

Di sisi lain, Ibrahima Konate juga sempat lolos dari potensi pelanggaran penalti di menit akhir setelah mendorong Nuno Mendes di dalam kotak terlarang.

Baca Juga: Vitinha Sebut Tak Ada yang Difavoritkan dalam PSG vs Liverpool

Satu-satunya kabar positif bagi Liverpool adalah kembalinya Alexander Isak yang menjalani laga pertamanya sejak Desember usai cedera. Namun, secara keseluruhan, performa tim dinilai masih jauh dari meyakinkan.

Kekalahan ini juga memperpanjang tren negatif Liverpool yang sebelumnya dihajar 0-4 oleh Manchester City. Dalam laga melawan PSG, mereka kalah dominan dengan total 18 percobaan tembakan dari tuan rumah, enam di antaranya tepat sasaran.

Meski sempat menunjukkan sedikit peningkatan setelah jeda, Liverpool tetap terlihat kehilangan kepercayaan diri. Kini, mereka menghadapi misi berat untuk membalikkan keadaan pada leg kedua di Anfield pekan depan.

Di sisi lain, PSG tampil impresif sejak menit awal. Tim asuhan Luis Enrique mendominasi permainan dan terus menekan. Dukungan suporter juga menambah atmosfer, termasuk aksi koreografi (tifo) yang menggambarkan sosok mirip Hulk merobek lambang Liverpool.

Baca Juga: Preview Lengkap PSG vs Liverpool: Arne Slot Mencari Jalan Selamat, Liga Champions Jadi Ajang Tersisa 

PSG pun semakin percaya diri menghadapi leg kedua. Rekor mereka melawan klub-klub Premier League juga sangat impresif dalam dua musim terakhir, termasuk kemenangan atas Manchester City, Arsenal, Chelsea, hingga Tottenham Hotspur.

Meski begitu, PSG sedikit menyayangkan gagal mencetak lebih banyak gol yang bisa saja mengunci tiket semifinal lebih cepat.

Menariknya, kedua tim memiliki situasi berbeda jelang leg kedua. PSG mendapatkan waktu istirahat penuh, sementara Liverpool harus lebih dulu menghadapi Fulham di ajang liga domestik akhir pekan ini.

Dengan kondisi tersebut, duel leg kedua di Anfield dipastikan akan menjadi penentuan dramatis, apakah Liverpool mampu melakukan comeback, atau PSG yang mengunci langkah ke semifinal?

EDITOR: Edi Yulianto