JawaPos.com - Kekalahan 2-1 Atletico Madrid dari Barcelona masih menyisakan kontroversi besar. Salah satu momen yang paling diperdebatkan adalah keputusan wasit yang membatalkan kartu merah Gerard Martin setelah meninjau ulang lewat VAR.
Awalnya, pemain Barcelona itu diganjar kartu merah karena dianggap melakukan pelanggaran keras. Namun, setelah melihat tayangan ulang, wasit memutuskan menurunkan hukumannya menjadi kartu kuning.
Keputusan itu langsung memancing reaksi keras dari kubu Atletico Madrid. Setelah Diego Simeone dan Juan Musso mengkritik keputusan tersebut, kini Robin Le Normand ikut menyuarakan ketidakpuasannya.
Melansir Football Espana, menurut Le Normand, pelanggaran Martin sangat jelas layak mendapat kartu merah. Ia bahkan merasa keputusan wasit terlalu menguntungkan Barcelona.
“Tentu saja dia akan mengatakan itu kartu merah, tetapi saya pikir itu sangat jelas bagi semua orang yang mengerti sepak bola, yang pernah bermain. Jika saya melakukannya, tidak diragukan lagi mereka akan mengusir saya. Saya tidak tahu apa yang terjadi, saya tidak mengerti.”
Komentar itu muncul sebagai respons terhadap pernyataan Hansi Flick yang sebelumnya mengatakan bahwa menurutnya insiden tersebut tidak pantas diganjar kartu merah.
Le Normand juga merasa kepemimpinan wasit sepanjang pertandingan justru memperburuk situasi di lapangan. Menurutnya, wasit terlalu mudah mengeluarkan kartu kuning dan tidak membuka ruang komunikasi dengan para pemain.
“Tidak, seperti yang Anda lihat, hari ini dia tidak berbicara dengan siapa pun, bahkan kapten sekalipun. Setiap kali ada yang mencoba berbicara dengannya, dia menunjukkan kartu kuning. Menurut saya, kepemimpinannya meningkatkan ketegangan pertandingan. Setiap orang bisa salah, dan dia salah.”
Bek timnas Prancis itu juga menyinggung bahwa Atletico merasa beberapa keputusan besar belakangan ini sering tidak berpihak kepada mereka, termasuk saat menghadapi Real Madrid.
“Semua orang memperhatikannya, saya tidak akan mengulanginya, itu detail-detail besar yang memiliki dampak besar.”
Meski kecewa dengan hasil dan keputusan wasit, Le Normand menegaskan Atletico tidak ingin terlalu larut dalam rasa frustrasi. Fokus mereka kini langsung tertuju ke laga perempat final Liga Champions melawan Barcelona.
“Kami selalu mempersiapkan diri dengan segenap energi yang kami miliki, tetapi tidak ada perasaan ingin balas dendam, kami harus mempersiapkan diri untuk memenangkan pertandingan.”
Le Normand juga percaya Atletico punya kualitas untuk bersaing dengan Barcelona. Menurutnya, tim asuhan Simeone sudah membuktikan bahwa mereka mampu memberi perlawanan di berbagai kompetisi musim ini.
“Kami telah menunjukkan di Copa dan Liga Spanyol bahwa kami ada di sana, dengan banyak keinginan, energi, dan bakat, dan kami sangat menantikan pertandingan hari Rabu.”