← Beranda
Richard Keys Ragukan Penunjukan Roberto De Zerbi di Tottenham: Antonio Conte Saja Gagal
M Shofyan Dwi KurniawanSabtu, 4 April 2026 | 22.31 WIB
Roberto De Zerbi ditunjuk sebagai pelatih kepala Tottenham Hotspur. (Instagram/@robdzerbi)
 
 

 

JawaPos.com - Roberto De Zerbi belum sempat menjalani pertandingan pertamanya bersama Tottenham, tetapi kritik sudah mulai berdatangan.

Penyiar senior Richard Keys menjadi salah satu sosok yang paling terang-terangan meragukan penunjukan pelatih asal Italia tersebut. Menurutnya, De Zerbi belum cukup membuktikan diri untuk layak menangani klub sebesar Tottenham.

De Zerbi resmi ditunjuk sebagai manajer baru Spurs awal pekan ini dengan kontrak lima tahun. Ia datang menggantikan Igor Tudor dan langsung dihadapkan pada tugas berat: menyelamatkan Tottenham dari ancaman degradasi.

Baca Juga: Eks Bintang Spurs Beri Saran untuk Roberto De Zerbi demi Selamatkan Tottenham

Saat ini, Spurs hanya unggul satu poin dari zona merah dan belum meraih satu kemenangan pun di liga sepanjang tahun kalender ini. Situasi tersebut membuat tekanan terhadap De Zerbi terasa jauh lebih besar dibanding saat ia pertama kali mengambil alih Brighton beberapa tahun lalu.

Melansir Inside Futbol, Richard Keys menilai De Zerbi terlalu beruntung bisa mendapatkan pekerjaan itu.

“Saya pikir De Zerbi adalah anak yang sangat beruntung.”

“Saya tidak yakin apa yang telah dia lakukan sehingga mendapatkan pekerjaan di Spurs.”

Baca Juga: Resmi Gabung Tottenham, Roberto De Zerbi Janjikan Loyalitas Jangka Panjang

Keys juga menilai reputasi De Zerbi di Brighton terlalu dibesar-besarkan. Menurutnya, Brighton justru terlihat lebih baik sejak Fabian Hurzeler datang menggantikan pelatih asal Italia tersebut.

“Hurzeler telah membuat Brighton menjadi lebih baik.”

Komentar paling tajam datang ketika Keys membandingkan De Zerbi dengan Antonio Conte. Menurutnya, jika pelatih sekaliber Conte saja gagal membawa Tottenham sukses, maka sulit membayangkan De Zerbi bisa melakukan sesuatu yang lebih baik.

“Dia jelas tidak sekelas dengan Conte yang, seperti kita tahu, sudah pernah melatih Spurs dan gagal.”

“Lalu, apa yang membuatnya memenuhi syarat?”

Baca Juga: De Zerbi Minta Maaf ke Fans Tottenham soal Greenwood, Fokus Selamatkan Spurs dari Degradasi

Pandangan serupa juga sempat diungkapkan mantan pemain Marseille, Frank Leboeuf. Ia meragukan apakah De Zerbi memiliki wibawa yang cukup untuk mengangkat moral tim dan membawa Spurs keluar dari situasi sulit.

Namun, di balik semua kritik itu, De Zerbi tetap punya satu hal yang tidak dimiliki para komentator: kesempatan untuk membuktikan mereka salah.

Pelatih berusia 46 tahun itu memang punya rekam jejak yang cukup menjanjikan. Ia berhasil membawa Brighton lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, sesuatu yang tidak bisa dianggap remeh.

Baca Juga: Roberto De Zerbi Jadi Tactician Ketiga Tottenham Spurs Musim Ini, Misi Penyelamatan Degradasi Dimulai!

Masalahnya, Tottenham saat ini bukan Brighton. Di London utara, De Zerbi tidak punya waktu untuk membangun proyek jangka panjang atau bereksperimen terlalu lama. Ia hanya punya tujuh pertandingan untuk menyelamatkan musim.

Laga debut melawan Sunderland pada 12 April akan menjadi ujian pertama. Setelah itu, Spurs juga masih harus menghadapi beberapa pertandingan berat, termasuk duel penting melawan Chelsea pada 17 Mei.

Jika De Zerbi berhasil membawa Tottenham bertahan di Premier League, semua kritik mungkin akan langsung berubah jadi pujian. Tetapi kalau gagal, komentar Richard Keys bisa terdengar seperti ramalan yang terlalu akurat.

EDITOR: Edi Yulianto