← Beranda
Tangis di Meksiko, Sejarah di Depan Mata! Frans Putros Bawa Nama Persib Bandung ke Piala Dunia 2026
Moch. Rizky Pratama Putra• Jumat, 3 April 2026 | 15.40 WIB
Frans Putros merayakan kelolosan Irak ke Piala Dunia 2026 usai kemenangan dramatis di Meksiko. (Dok. Instagram/@fransputros)

JawaPos.com — Kisah haru Frans Putros di Meksiko menjadi momen yang tak terlupakan, bukan hanya bagi dirinya tetapi juga bagi publik sepak bola Indonesia. Bek andalan Persib Bandung itu akhirnya memastikan langkah bersama Timnas Irak menuju Piala Dunia 2026 setelah perjuangan panjang yang penuh tekanan.

Kepastian itu datang usai Irak menundukkan Bolivia dengan skor 2-1 pada laga final play-off antarbenua di Stadion BBVA Monterey, Meksiko, Rabu 1 April 2026.

Baca Juga: Mengenal Liga Azerbaijan, Peluang Bintang Persib Bandung Eliano Reijnders Kembali Berkarir di Eropa

Hasil tersebut mengantar Singa Mesopotamia kembali ke panggung dunia setelah penantian panjang selama 40 tahun sejak terakhir tampil di Piala Dunia 1986.

Momen ini terasa begitu emosional bagi Frans Putros yang tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut dukungan dari keluarga besar Persib Bandung hingga Bobotoh menjadi energi tambahan dalam perjuangannya bersama Irak.

"Terima kasih banyak atas dukungannya. Saya sangat bahagia. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya pribadi dan seluruh rakyat Irak. Dukungan dari teman-teman dan Bobotoh di Bandung sangat berarti besar bagi saya," kata Putros.

Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 ini sekaligus membuka peluang besar bagi Putros untuk mencatat sejarah baru. Ia berpotensi menjadi pemain aktif Persib Bandung pertama yang tampil di ajang sepak bola paling prestisius tersebut.

Turnamen Piala Dunia 2026 sendiri akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Irak tergabung di Grup I bersama tim-tim kuat seperti Prancis, Norwegia, dan Senegal yang tentu akan menjadi tantangan berat bagi Putros dan rekan-rekannya.

Gacor Bersama Persib Bandung

Di tengah euforia tersebut, performa Frans Putros bersama Persib Bandung sepanjang Super League 2025/2026 juga patut mendapat sorotan.

Baca Juga: Sembilan Laga Tak Terkalahkan! Ini Lima Fakta Mengejutkan Persebaya Surabaya Jelang Hadapi Persita Tangerang di GBT

Ia tampil dalam 20 pertandingan dengan 17 kali sebagai starter dan mencatat total 1.519 menit bermain, menunjukkan konsistensinya sebagai pilar utama di lini belakang.

Kontribusinya tak hanya sebatas bertahan, Putros juga mampu menyumbang satu gol dan satu assist. Catatan tersebut menegaskan perannya sebagai bek modern yang aktif membantu serangan tim.

Dari sisi distribusi bola, akurasi umpannya mencapai 83 persen dengan rata-rata 24 umpan per pertandingan. Ia juga mencatat akurasi umpan jauh sebesar 45 persen serta umpan silang 37 persen, angka yang cukup solid untuk seorang pemain bertahan.

Dalam aspek bertahan, Putros mencatat rata-rata 5,2 tekel per pertandingan serta membantu tim mencatat tiga clean sheets. Meski demikian, ia juga masih memiliki catatan satu kesalahan yang berujung peluang bagi lawan yang menjadi bahan evaluasi ke depan.

Statistik lain menunjukkan dirinya memenangkan 3,5 duel per pertandingan dengan rasio keberhasilan 34 persen. Sementara dalam duel udara, ia mencatat kemenangan sebesar 50 persen yang memperlihatkan kemampuannya dalam menghadapi bola-bola atas.

Dari segi kedisiplinan, Putros mengoleksi tujuh kartu kuning dan satu kartu merah sepanjang musim ini. Catatan tersebut menjadi gambaran gaya bermainnya yang agresif namun tetap harus dikontrol agar tidak merugikan tim.

Analisis heatmap semakin mempertegas karakter permainan Frans Putros di lapangan. Ia terlihat sangat dominan di sisi kanan, beroperasi sebagai fullback atau wingback yang aktif menyisir garis tepi lapangan.

Pergerakannya tak hanya bertahan, tetapi juga sering menembus hingga sepertiga akhir area lawan. Hal ini menunjukkan peran progresifnya dalam membantu serangan sekaligus menjadi opsi penting dalam transisi permainan.

Selain itu, intensitas aktivitasnya di area tengah sisi kanan menandakan peran vital sebagai penghubung antara lini belakang dan lini depan.

Ia menjadi jembatan distribusi bola yang memudahkan tim membangun serangan dari sisi sayap.

Meski dikenal ofensif, Putros tetap disiplin dalam menjaga area pertahanan sendiri. Area di depan kotak penalti tetap terjaga, membuktikan keseimbangan antara tugas menyerang dan bertahan yang ia jalankan dengan baik.

Kisah Frans Putros ini menjadi bukti kerja keras dan dedikasi mampu membawa pemain ke level tertinggi. Dari Bandung, ia kini bersiap menatap panggung dunia dengan membawa harapan besar, tidak hanya untuk Irak tetapi juga untuk sepak bola Indonesia.

Momen di Meksiko itu bukan sekadar kemenangan, tetapi awal dari perjalanan baru yang lebih besar. Frans Putros kini berdiri di ambang sejarah, membawa nama Persib Bandung menuju sorotan dunia di Piala Dunia 2026.

EDITOR: Hendra