← Beranda
Rosenior Ungkap Chelsea Belum Tentukan Formasi untuk Hadapi PSG
M Shofyan Dwi KurniawanSelasa, 17 Maret 2026 | 18.49 WIB
Pelatih Chelsea Liam Rosenior. (Dok. Chelsea)

 

JawaPos.com - Chelsea masih menyimpan sejumlah tanda tanya jelang laga penting melawan Paris Saint-Germain. Bukan hanya soal taktik dan strategi, tetapi juga mengenai ritual kecil yang sempat menjadi bahan pembicaraan setelah pertandingan akhir pekan lalu.

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, mengungkapkan bahwa timnya belum memutuskan apakah akan kembali melakukan huddle pra-pertandingan di sekitar bola sebelum laga dimulai. 

Ritual tersebut menjadi sorotan setelah kejadian unik pada Sabtu lalu ketika wasit Paul Tierney tanpa sengaja terjebak di tengah lingkaran pemain Chelsea sebelum kick-off.

Momen tersebut terjadi sesaat sebelum The Blues akhirnya menelan kekalahan tipis 1-0 dari Newcastle United. Meski tampak lucu bagi banyak penonton, Rosenior menegaskan bahwa kebiasaan itu tidak pernah dimaksudkan untuk mengganggu atau mengintimidasi siapa pun di lapangan.

Baca Juga: Ancelotti Tegaskan Tak Ragukan Kemampuan Vinicius Menghadapi Laga Besar

Chelsea sendiri akan menghadapi ujian berat ketika menjamu juara bertahan PSG pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Tim asal London barat itu datang dengan posisi tidak menguntungkan setelah kalah 5-2 pada leg pertama.

Melansir ESPN, Rosenior menilai isu tentang huddle pra-pertandingan sebenarnya terlalu dibesar-besarkan.

Baca Juga: Manchester City vs Real Madrid: Mbappe Berpeluang Tampil, Bellingham Dipastikan Absen

"Saya rasa ini sudah dibesar-besarkan," katanya. "Ini hanya hal kecil di antara banyak hal serius yang perlu kita tangani, seperti pertandingan besar melawan PSG."

Ia menegaskan bahwa tujuan utama ritual tersebut hanyalah untuk menunjukkan kebersamaan di dalam tim.

"Para pemain selalu ingin menunjukkan persatuan dan kebersamaan, dan saya rasa mereka akan terus melakukannya. Tetapi yang tidak kami inginkan adalah memprovokasi dan menimbulkan lebih banyak keributan. Kami akan memutuskan di mana kami akan melakukan itu di lapangan besok."

Di luar isu tersebut, Rosenior juga mengungkapkan rencananya untuk bertemu dengan PGMOL minggu ini guna membahas beberapa keputusan perwasitan yang dinilai merugikan timnya dalam beberapa pertandingan terakhir.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa insiden dengan Tierney bukanlah fokus utama pembicaraan.

"Saya rasa itu hanya pengalihan perhatian bagi media," katanya. "Berkumpul bersama itu adalah sesuatu yang ingin ditunjukkan para pemain sebagai bentuk persatuan. Mereka adalah kelompok yang baik. Kami tidak pernah ingin memprovokasi siapa pun atau membuat keributan."

Baca Juga: Persebaya Surabaya dan Arema FC Terjebak! Zona Aman Belum Pasti, Ancaman Degradasi Masih Mengintai

"Besok kami menghadapi pertandingan besar melawan PSG. Kami memiliki kesempatan untuk melakukan sesuatu yang sangat istimewa. Kami tahu kami harus tampil sempurna. Saya lebih memilih untuk fokus pada hal itu."

Sementara itu, Chelsea juga harus menghadapi kabar kurang menyenangkan terkait kondisi kapten tim, Reece James. Bek kanan tersebut berpotensi absen selama beberapa minggu setelah mengalami cedera hamstring dalam pertandingan melawan Newcastle.

Padahal, pemain berusia 26 tahun itu baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi enam tahun pada Jumat lalu. Sayangnya, ia dipastikan tidak bisa tampil dalam pertandingan penting melawan PSG.

Baca Juga: Hilal Transfer Makin Terang! Striker Rp 4,78 Miliar Ini Bisa Jadi Jawaban Krisis Persebaya Surabaya

"Reece merasakan sesuatu di otot hamstringnya di akhir pertandingan melawan Newcastle," kata Rosenior. "Sungguh membuat frustrasi dan mengecewakan bagi kami. Kami belum mengetahui sepenuhnya seberapa parah cedera itu, tetapi dia absen untuk pertandingan besok."

"Cedera hamstring bisa memakan waktu [berminggu-minggu], itu tidak pernah bagus. Mudah-mudahan kita bisa melakukan pemindaian, mengetahui seberapa parah cederanya, lalu kita akan tahu lebih banyak."

"Kami tahu betapa pentingnya dia sebagai pemimpin dalam tim. Dia kapten kami. Malo sedang sakit hari ini jadi kami akan mengecek kondisinya untuk pertandingan besok."

Selain James, bek muda Malo Gusto juga diragukan tampil karena sedang mengalami sakit. Jika keduanya benar-benar absen, lini pertahanan Chelsea akan kehilangan dua opsi penting saat mencoba membalikkan keadaan melawan PSG.

Dengan defisit tiga gol yang harus dikejar, The Blues membutuhkan performa hampir sempurna untuk menjaga harapan mereka tetap hidup di Liga Champions.

EDITOR: Banu Adikara