JawaPos.com – Rumor kepergian Bernardo Silva dari Manchester City semakin menguat menjelang akhir musim.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Rabu (4/2), Jurnalis Fabrizio Romano menyatakan gelandang asal Portugal itu berpeluang besar meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas.
Pernyataan tersebut mengakhiri spekulasi panjang mengenai masa depan Bernardo Silva.
Romano mengungkapkan keyakinannya dalam program DAZN Transfer dengan menegaskan peluang hengkangnya sang pemain.
Romano menyebut keputusan tersebut hampir pasti terjadi setelah mempertimbangkan dinamika internal klub. Informasi itu memperkuat sinyal bahwa era Bernardo Silva di Etihad Stadium mendekati akhir.
Bernardo Silva selama ini menjadi bagian penting dari proyek Manchester City di bawah asuhan Pep Guardiola.
Baca Juga: United E-Motor Meriahkan IIMS 2026 Tawarkan Program Menggiurkan
Bernardo Silva dikenal sebagai pemain serbabisa dengan kecerdasan taktis dan konsistensi tinggi di lapangan. Kontribusinya membuat isu kepergian ini menjadi perhatian besar publik sepak bola Eropa.
Selama sembilan musim membela Manchester City, Bernardo Silva mencatatkan ratusan penampilan dan torehan prestasi signifikan.
Diketahui bahwa Bernardo Silva turut berperan dalam kesuksesan klub meraih berbagai gelar domestik dan Eropa. Rekam jejak tersebut membuat masa depannya terus dikaitkan dengan sejumlah klub besar.
Baca Juga: Dokumen Perceraian Diduga Milik Reza Arap Bocor: Selingkuh Berkali-kali, Termasuk dengan Teman Istri
Pep Guardiola sebelumnya juga memberi isyarat bahwa keputusan akhir berada di tangan sang pemain.
Pelatih asal Spanyol itu mengaku ingin mempertahankan Bernardo Silva, namun menghormati pilihan pribadinya. Pernyataan tersebut dinilai sebagai tanda keterbukaan klub terhadap kemungkinan perpisahan.
Dengan semakin kuatnya rumor yang beredar, perhatian kini tertuju pada langkah selanjutnya Bernardo Silva.
Diketahui bahwa bursa transfer musim panas diprediksi menjadi momen penentu bagi kelanjutan kariernya. Namun, yang pasti Manchester City bersiap menghadapi kemungkinan kehilangan salah satu pilar pentingnya.