JawaPos.com - Real Madrid nyaris meraih kemenangan, tetapi akhirnya harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor tipis 3-2 di final Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah, Arab Saudi.
Pertandingan berjalan ketat hingga akhir, dan ditentukan oleh momen kecil yang sulit diterima, yakni gol Raphinha yang membentur Raúl Asensio sebelum melewati Thibaut Courtois.
Stadion di Jeddah bukan tempat asing bagi Karim Benzema. Mantan kapten Los Blancos itu tak ingin melewatkan El Clásico, dan hadir langsung untuk memberi dukungan.
Melansir Defensa Central, usai pertandingan, Benzema bahkan menyempatkan diri masuk ke ruang ganti Real Madrid untuk menyemangati mantan rekan setimnya, yang baru saja kalah dalam laga dengan selisih gol sangat tipis.
“Ini tidak adil,” kata Benzema di ruang ganti yang kini dipimpin Xabi Alonso.
Ucapan itu ditujukan untuk menguatkan skuad Real Madrid setelah pertandingan sengit, di mana Madrid dinilai tidak pantas kalah dan setidaknya layak memaksakan hasil imbang.
Barcelona sendiri hanya menunjukkan potensi terbaiknya dalam beberapa menit di akhir babak pertama.
Real Madrid, di sisi lain, menunjukkan mentalitas kuat. Mereka tidak menyerah dan tidak putus asa. Dua gol berhasil diciptakan—tendangan spektakuler dari Vinicius Junior dan gol penuh determinasi dari Gonzalo García—yang membuat kedua tim memasuki jeda babak pertama dengan skor imbang dan menjaga harapan Madrid tetap hidup.
Benzema, yang pernah bermain bersama Xabi Alonso di tahun-tahun awalnya di Santiago Bernabéu, terlihat ingin menghibur pelatih asal Tolosa itu beserta seluruh stafnya.
Ia juga menyapa beberapa sahabat dekat yang ia dapatkan selama 14 musim membela Real Madrid. Dalam periode tersebut, Benzema mencetak 354 gol dan kini tercatat sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa klub, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo yang mengoleksi 451 gol.
Benzema, Mendukung Seperti Penggemar Lainnya
Menjelang final Piala Super, Benzema sempat diwawancarai oleh Movistar. Tanpa ragu, ia menggambarkan El Clásico sebagai pertandingan yang “sangat bagus” bagi kedua kelompok penggemar.
“Sempurna di Jeddah karena kami memiliki stadion yang sangat besar. Dan ini adalah pertandingan yang sangat penting,” kata ‘El Gato’, julukan Benzema, yang kini bermain di Timur Tengah sejak meninggalkan Real Madrid pada 2023 untuk bergabung dengan Al-Ittihad.
“Sangat berarti bagi kami bisa menggelar final Piala Super di Arab Saudi. Ada banyak penggemar dari kedua tim, terutama banyak penggemar Real Madrid. Real Madrid akan bermain di kandang sendiri.”
“Ini sangat bagus untuk sepak bola Arab Saudi karena dua tim terbaik di dunia bermain di final di sini. Dan ini juga sangat bagus bagi warga Spanyol untuk melihat negara lain dan proyek hebat seperti ini,” ujar Benzema.
Meski kini berstatus sebagai mantan pemain, kehadiran Benzema di ruang ganti menunjukkan bahwa ikatan emosionalnya dengan Real Madrid belum pernah benar-benar putus.
Di malam final yang menyakitkan itu, ia hadir bukan sebagai bintang lapangan, melainkan sebagai legenda yang memberi dukungan seperti penggemar sejati Los Blancos.