← Beranda
Dinginkan Ruang Ganti, Xabi Alonso Gelar Pertemuan dengan Para Bintang Real Madrid
M Shofyan Dwi KurniawanJumat, 28 November 2025 | 22.14 WIB
Xabi Alonso.

JawaPos.com - Beberapa pekan terakhir, suasana di Real Madrid terasa panas. Serangkaian hasil kurang memuaskan memicu spekulasi bahwa ruang ganti Los Blancos sedang tidak harmonis.

Rumor menyebutkan ada sejumlah pemain yang tidak puas dengan metode Xabi Alonso, termasuk nama besar seperti Vinicius Jr. dan Federico Valverde, sementara pemain lain seperti Kylian Mbappé dan Thibaut Courtois justru mendukung sang pelatih.

Spekulasi ini muncul bersamaan dengan periode tiga pertandingan tanpa kemenangan, sehingga cerita soal “keretakan ruang ganti” makin liar beredar.

Xabi Alonso Ambil Langkah: Pertemuan Kelompok Kecil

Menurut laporan jurnalis Edu Aguirre dari El Chiringuito TV, Alonso tidak tinggal diam. Ia menggelar pertemuan dengan para pemainnya dalam beberapa hari terakhir untuk meluruskan situasi. Sang pelatih memilih pendekatan personal, dengan berdiskusi dalam kelompok kecil berisi 3–4 pemain.

Dalam pertemuan itu, Alonso bertanya langsung apa yang bisa ia lakukan untuk memperbaiki suasana dan bagaimana tim bisa bekerja lebih baik sebagai satu kesatuan.

Langkah ini dianggap sebagai pendekatan yang cerdas dan dewasa, terutama untuk manajer yang sedang berada dalam tekanan besar. Hasilnya? Disebut-sebut sebagai titik balik bagi Real Madrid.

Perubahan Langsung Terlihat di Lapangan

Setelah rangkaian pertemuan tersebut, atmosfer ruang ganti dikabarkan membaik signifikan. Dan respons di lapangan pun langsung terlihat.

Real Madrid kembali ke jalur kemenangan dengan drama tujuh gol, menaklukkan Olympiacos 4-3. Kylian Mbappé tampil luar biasa dengan empat gol, sementara Vinicius Jr. mencatatkan dua assist dan sempat mencetak gol yang akhirnya dianulir.

Performa itu menjadi sinyal bahwa Los Blancos mungkin telah melewati fase paling berat dalam beberapa minggu terakhir.

Meski begitu, pekerjaan Alonso jauh dari selesai. Masalah taktis dan inkonsistensi performa tetap harus ditangani. Namun setidaknya, upaya pelatih 44 tahun itu untuk meredam ketegangan di ruang ganti tampaknya berhasil.

Baca Juga: Bagan Berubah Gara-gara Kamboja Mundur dari SEA Games 2025, Timnas Indonesia U-22 Dapat Untungnya

Jika komunikasi internal terus membaik dan para pemain kembali selaras, Real Madrid bisa kembali menjadi mesin kemenangan seperti yang diharapkan publik.

Untuk saat ini, satu hal terasa jelas, bahwa Real Madrid sudah mengambil satu langkah maju setelah badai rumor keretakan yang sempat mengguncang klub. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah