JawaPos.com - Menjelang El Clasico hari ini, tensi antara dua raksasa Spanyol kembali memanas. Presiden Barcelona, Joan Laporta, membuat pernyataan kontroversial yang menaikkan tensi rivalitas abadi antara Blaugrana dan Los Blancos.
Dalam sebuah pertemuan dengan klub pendukung Barcelona, Laporta menuding Real Madrid TV telah berperan dalam “mempengaruhi wasit” melalui cara mereka menampilkan liputan dan opini di media.
Menurutnya, hal ini adalah bentuk strategi untuk menekan mental Barcelona dan menciptakan atmosfer tidak adil di sekitar timnya.
“Dengan apa yang dilakukan jaringan televisi mereka, mereka memengaruhi wasit; itu adalah strategi untuk menang yang seharusnya tidak ada. Mereka tidak bisa mengatakan wasit merugikan mereka atau memihak Barça,” ujar Laporta seperti dikutip dari AS.
Baca Juga: Prediksi Starting Line-up Real Madrid Jelang Lawan Barcelona di Santiago Bernabéu
Madrid Unggul, Barça Dilanda Krisis Cedera
Real Madrid saat ini berada di atas angin. Dengan skuad lengkap dan performa yang stabil di La Liga maupun kompetisi Eropa, tim asuhan Carlo Ancelotti terlihat siap tempur menghadapi rival abadinya.
Sementara itu, Barcelona justru datang ke Bernabéu dengan banyak masalah. Sejumlah pemain kunci seperti Raphinha, Robert Lewandowski, Gavi, dan Marc-André ter Stegen dipastikan absen karena cedera.
Kondisi ini jelas menjadi pukulan besar bagi tim Hansi Flick yang berusaha menjaga asa bersaing menjadi pemuncak klasemen.
Meski begitu, Laporta tetap berusaha membangkitkan semangat pemain Barcelona.
“Kami merasa sangat baik dan kami akan datang dengan mentalitas pemenang,” tambahnya.
El Clasico memang selalu lebih dari sekadar duel sepak bola. Ini adalah pertarungan gengsi, sejarah, dan emosi, di mana setiap kata, gestur, hingga komentar dari petinggi klub bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi rivalitas keduanya.
Laporta menutup pernyataannya dengan harapan besar.
Baca Juga: Mbappe dan Bellingham Bawa Real Madrid Taklukkan Barcelona di El Clasico di Santiago Bernabeu
“Mari kita bersiap untuk pertandingan hebat di mana kita semua yakin tim kita akan memberi kita kegembiraan yang luar biasa. Lawan kita telah menciptakan suasana yang tidak nyaman di sekitar tim wasit.”
Namun di sisi lain, Real Madrid tampak tidak ingin terpancing. Mereka memilih fokus pada persiapan dan strategi di lapangan.
Bermain di Santiago Bernabéu, Los Blancos diyakini akan tampil percaya diri dan agresif, sesuai tradisi mereka yang sering kali bersinar di bawah tekanan besar.