JawaPos.com–Fase liga pekan ketiga Liga Champions dibuka dengan pembantaian yang dilakukan Barcelona atas Olympiakos 6–1, di Estadi Olímpic Lluis Companys, pada Selasa (21/10) malam WIB. Fermin Lopez menjadi bintang paling bersinar.
Setelah itu, ada kejutan besar saat Napoli harus tumbang 2–6 dari tuan rumah PSV saat bermain dengan 10 pemain. Partenopei asuhan Antonio Conte harus mengalami kekalahan kedua di kompetisi ini.
Sementara itu, tidak ada kejutan lain, dengan wakil-wakil dari Liga Inggris merebut kemenangan besar, kecualai Tottenham. Spurs pimpinan Thomas Frank harus puas bermain imbang 0–0 dimarkas AS Monaco, yang menampilkan aksi heroik Guglielmo Vicario.
Melansir dari FotMob, berikut jajaran lima pemain terbaik di pekan ketiga Liga Champions
1. Fermin Lopez – Barcelona (Rating 9.7)
Fermin menjadi pemain terbaik di pekan ketiga ini setelah mencatatkan hattrick pertamanya di kompetisi Eropa. Dia membantu Barcelona menundukkan Olympiakos dengan skor 6–1 di kandang sendiri sebagai laga pembuka di pertengahan minggu ini.
Badai cedera yang terjadi di skuad Barca, membuat Flick memiliki pilihan terbatas dalam timnya. Blaugrana masih memiliki trio Lamine Yamal, Marcus Rashford, dan Fermin yang lebih bersinar di laga ini.
Dua gol pertama Barca sudah menjadi catatan brace untuk gelandang serba bisa berusia 22 tahun ini. Di menit ke-7, Fermin memanfaatkan kemelut yang diciptakan Yamal. Fermin menyambar bola dengan kaki kiri melewati hadangan lima bek dan satu kiper tim tamu.
Brace pemain lulusan La Masia ini terjadi pada menit ke-38. Memanfaakan transisi serangan balik. Dimulai dari Dro Fernandez yang memberi umpan kepada Fermin, pilar bernomor punggung 16 ini mengecoh Lorenzo Pirola sebelum kembali menceploskan bola.
Sementara gol ketiganya pada menit 76, dikreasikan lewat skill individu Roony Bradghji yang menusuk dari sisi kiri pertahanan Olympiakos sebelum mengirim umpan ketengah sambil terpeleset, tendangan first-time Fermin tak mampu diantisipasi Konstantinos Tzolakis.
2. Guglielmo Vicario – Tottenham Hotspur (Rating 9.4)
Spurs berhasil bertahan dari gempuran luar biasa yang dilakukan tuan rumah AS Monaco ketika mereka mendominasi wakil Liga Inggris ini. Keduanya berjumpa di Stadion Louis II, pada Kamis (23/10) dini hari WIB, yang berakhir dengan skor 0–0.
Aktor utama yang mendapat banyak sorotan dalam laga ini adalah penjaga gawang andalan Frank, Vicario yang menjelma menjadi Hugo Lloris versi prima. Kiper asal Italia ini sulit ditembus dengan membukukan delapan penyelamatan krusial.
Meski dari penguasaan bola Tottenham tak tertinggal jauh, namun dari segi efektivitas melepaskan tendangan ke gawang tuan rumah jauh unggul. Tiga peluang emas Folarin Balogun dan sepakan mendatar Maghnes Akliouche berhasil dimentahkan sangat mudah oleh Vicario.
Selain itu, gelandang bertahan Monaco, Jordan Teze sempat memiliki peluang di posisi bebas, tinggal menyundul dan mengarahkan bola ke pojok gawang, tetapi kiper 29 tahun The Lilywhites ini tetap mampu menepisnya.
3. Dominik Szoboszlai – Liverpool (Rating 9.2)
Akhirnya Liverpool mampu memutus empat kekalahan beruntun saat bertandang ke markas Olympiakos. Laga berakhir dengan hasil 5–1 untuk kejayaan The Reds di Deutsche Bank Park, pada Kamis (23/10).
Dalam kemenangan besar ini Slot melakukan banyak perubahan. Memainkan bersamaan dua striker Alexander Isak dan Hugo Ekitike.
Namun yang paling menonjol dalam laga ini adalah sosok Szoboszlai yang menyumbang satu gol dan satu asis. Kontribusi pertama pemain Hungaria ini saat mengirimkan krosing cantik lewat sepak pojok di gol ketiga The Reds. Ibrahima Konate dengan sempurna menyundul bola dengan keras menembus gawang Michael Zetterer di bawah mistar tim kuda hitam Bundesliga tersebut.
Kemudian, pemain serba bisa berusia 24 tahun ini menyumbang gol penutup pada menit ke-70. Menerima umpan pendek dari Florian Wirtz, Szoboszlai tanpa ragu melakukan tendangan mendatar dari luar kotak penalti meluncur deras ke pojok kiri bawah gawang tuan rumah.
4. Temirlan Anarbekov – Kairat Almaty (Rating 9.1)
Sama seperti Vicario, Anarbekov mampu menjadi pertahanan terakhir Kairat saat ditahan imbang 0 – 0 oleh Pafos yang hanya bermain 10 pemain sejak menit keempat di Stadion Ortalyq, pada Selasa (21/10) malam WIB.
Kiper muda asal Kazakhstan ini berhasil mencatatkan lima penyelamatkan gemilang untuk timnya terhindar dari kebobolan atau bahkan kekalahan yang memalukan ketika gagal tampil efektif meski unggul jumlah pemain.
Ia mengagalkan xG (expected goal) mencapai 2.34 dari Pafos, membuat Anarbekov layak mendapat sorotan dari antero Eropa. Selain itu kiper setinggi 189 cm ini mencatatkan akurasi passing mencapai 93 persen termasuk umpan panjang sebesar 80 persen.
5. Victor Osimhen – Galatasaray (Rating 9.1)
Galatasaray berhasil meraih kemenangan keduanya saat sukses membantai Bodo/Glimt 3 – 1 dengan menampilkan Osimhen sebagai bintang lapangan di, Stadion RAMS Park, pada Rbau (22/10) malam WIB.
Striker yang pernah direbutkan oleh raksasa-raksasa Eropa itu berhasil mencetak brace pada pertandingan ini. Tiga menit pertandingan di mulai, penyerang berusia 26 tahun ini membuka skor memanfaatkan umpan terobosan Mario Lemina.
Setengah jam berselang, mantan bintang Napoli ini mencetak gol keduanya. Memanfaatkan salah backpass Haitam Aleesami, Osimhen berhasil mencuri bola, dengan mudah membobol gawang Nikita Haikin di bawa mistar Bodo/Glimt.
Sebenarnya bisa saja pemain internasional Nigeria ini menambah perolehan golnya jika tampil lebih klinis, namun Haikin yang tampil menawan beberapa kali mengagalkan peluang emas Osimhen, membuat sang striker hanya mampu mencatatkan dua gol.
Honorable Mention, pemain yang memperoleh Rating 9.0: Marcus Rashford (Barcelona), Nuno Mendes (Paris Saint-Germain), Felix Nmecha (Borussia Dortmund), Dennis Man (PSV), Gorka Guruzeta (Athletic Bilbao), dan Jakub Markovic (Slavia Praha).