← Beranda
Barcelona Tegaskan Kepercayaan pada Limak di Proyek Renovasi Camp Nou
Sigit PrasetyoSelasa, 14 Oktober 2025 | 12.51 WIB
Barcelona tegaskan dukungan untuk Limak, proyek renovasi Camp Nou, meski ada kontroversi. (as)

JawaPos.com-FC Barcelona menegaskan keyakinan mereka terhadap perusahaan konstruksi asal Turki, Limak, yang tengah menggarap proyek renovasi besar-besaran Spotify Camp Nou.

Pernyataan itu disampaikan Joan Sentelles, pimpinan Espai Barca, sebagai tanggapan atas laporan SER Catalunya yang menyoroti dugaan penyimpangan dalam proses tender.

“Proses penawaran diawasi secara ketat oleh firma kepatuhan eksternal seperti JLL dan DMA. Semua pertemuan direkam, dan Goldman Sachs mengetahui serta menyetujui setiap keputusan,” ujar Sentelles dalam wawancara di Radio Barcelona, program Cadena SER.

Menurut dia, Limak memenangkan tender bukan karena kompromi, melainkan karena proposal teknis dan finansial yang paling kuat.

“Kami sangat senang dengan Limak. Perusahaan ini sangat teliti dan melakukan segala sesuatunya dengan penuh pertimbangan,” tegas Sentelles.

Sebelumnya, program Que t’hi Jugues dari SER Catalunya mengungkap laporan internal yang menyebut adanya penilaian negatif terhadap Limak dari sebagian teknisi klub. Laporan itu disebut-sebut menyoroti kendala administratif dan bahasa dalam dokumen tender.

Namun, Sentelles membantah tudingan tersebut dengan menyatakan bahwa laporan itu bukan satu-satunya dasar pengambilan keputusan.

“Tidak hanya ada satu laporan, ada banyak. Sebagian besar justru mendukung. Manajemen konstruksi mendukung, dan Limak datang bersama salah satu firma teknik terkuat di dunia. Mereka memenuhi semua aspek teknis,” jelas Sentelles.

Dia juga menyebut bahwa beberapa poin dalam laporan negatif dianggap tidak sah, termasuk alasan bahwa perwakilan Limak tidak berbicara bahasa Spanyol. Faktor semacam itu tidak bisa digunakan untuk mendiskualifikasi perusahaan dalam tender berskala internasional.

Manajemen Espai Barca menegaskan proyek ini dijalankan di bawah pengawasan eksternal yang ketat. Jika di kemudian hari ditemukan pelanggaran prosedural, klub siap mengambil langkah hukum.

“Barca akan menuntut kompensasi jika ada alasan yang valid terhadap Limak. Tapi itu harus dibuktikan di hadapan hakim,” ujar Sentelles.

Dia menambahkan bahwa perusahaan konstruksi asal Turki itu justru telah menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dari yang direncanakan.

“Awalnya ada 800 insiden teknis yang diperkirakan, kini sudah lebih dari 3.000 diselesaikan dengan melewati semua filter keamanan,” ungkap Sentelles.

Limak ditunjuk pada awal 2023 untuk memimpin proyek Espai Barca, rencana ambisius senilai lebih dari 1,5 miliar pounds yang mencakup renovasi total Camp Nou dan area sekitarnya. Proyek ini menjadi bagian penting dari strategi finansial klub untuk meningkatkan pendapatan jangka panjang melalui stadion baru dengan kapasitas lebih besar dan fasilitas komersial modern.

“Limak menunjukkan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan tetap menjadi proyek termurah di antara penawar lainnya,” kata Sentelles.

Sentelles mengonfirmasi bahwa stadion sementara dengan kapasitas 25.000 penonton (Stadion 1A) akan siap minggu ini, meski secara ekonomi belum ideal. Sementara tahap berikutnya (Stadion 1B) diharapkan dapat digunakan pertengahan November bertepatan dengan laga melawan Athletic Club Bilbao.

“Setelah itu kami akan bertahan di sana dan menyelesaikan seluruh proyek pada akhir 2027,” ujar Sentelles.

Kontroversi di balik proyek Espai Barca menunjukkan dua sisi yang kontras, di satu pihak, ambisi besar untuk membangun kembali simbol klub dan di sisi lain, tekanan publik terhadap transparansi proses yang melibatkan dana besar dan perusahaan asing. Namun bagi Sentelles dan manajemen Barca, satu hal jelas, kontrak dipenuhi, proyek berjalan, dan kami sangat senang dengan Limak.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah