JawaPos.com - Pelatih Villarreal, Marcelino García Toral, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap keputusan wasit Guillermo Cuadra setelah timnya kalah 3-1 dari Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Menurut Marcelino, beberapa keputusan penting dalam pertandingan itu tidak berpihak pada timnya, terutama penalti untuk Madrid dan kartu merah yang diterima bek Santiago Mouriño setelah mendapat dua kartu kuning.
Dalam konferensi pers usai laga, Marcelino sempat berusaha menghindari pembahasan soal wasit.
Baca Juga: 3 Sorotan Utama dari Kemenangan 3-1 Real Madrid atas Villarreal
“Saya tidak tahu, saya tidak akan berbicara tentang wasit,” ujarnya saat pertama kali ditanya seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
Namun ketika wartawan terus menyinggung topik tersebut, sang pelatih akhirnya memberi komentar singkat yang bernada sindiran.
“Saya sama sekali tidak menyukai keputusan wasit malam ini. Tapi ya, sesuatu bisa saja terjadi, kan?” katanya.
Komentar itu muncul setelah pernyataan pemain Villarreal, Santi Comesaña, yang menilai bahwa bermain di Bernabeu sudah sulit, dan keputusan wasit membuat segalanya menjadi lebih berat.
Marcelino tak menanggapi secara langsung, namun menegaskan bahwa dua keputusan wasit tersebut memang berpengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan.
“Dalam sepak bola, penalti saat skor masih imbang jelas mengubah arah pertandingan. Itu memberikan keuntungan besar bagi lawan,” ujar Marcelino.
“Sedangkan soal kartu kuning kedua, biarkan saja Komite Teknis Wasit (CTA) yang menjelaskannya. Saya yakin mereka akan bilang semuanya berjalan baik,” tambahnya dengan nada ironis.
Meski menyebut Real Madrid layak menang, Marcelino tetap menilai ada beberapa momen krusial yang membuat permainan timnya berbalik arah.
Ia juga mengakui bahwa Villarreal tampil kurang baik di awal laga dan gagal mengantisipasi aksi individu brilian dari Vinícius Junior yang membuka keunggulan bagi tuan rumah.