JawaPos.com-Mantan pesepak bola asal Rusia Andrey Arshavin, kembali menarik perhatian publik saat berada di Almaty, Kazakhstan. Dalam sebuah kesempatan, dia menunjukan keterikatannya yang kuat dengan FC Barcelona.
Arshavin, yang kini berusia 44 tahun dan bekerja sebagai komentator televisi, mengungkapkan bahwa setiap kali Real Madrid menelan kekalahan, hal itu memberikan rasa lega tersendiri.
"Setiap kekalahan Real Madrid adalah seperti balsem untuk hati saya," komentar Andrey Arshavin kepada EFE sambil tertawa.
Kecintaan Arshavin terhadap Barcelona bukan hal baru. Sejak lama dia dikenal sebagai pengagum klub Catalan tersebut.
Bahkan pada 2019, dia mendaftarkan putranya, Arseny, ke akademi resmi Barca di Moskow. Pada 2008, Arshavin sempat hampir bergabung dengan Barcelona. Klub Catalan kala itu dikabarkan mengajukan tawaran sebesar EUR 15 juta kepada Zenit, namun tawaran tersebut ditolak.
"Barcelona menawarkan 15 juta (Euro) kepada Zenit, tetapi klub menolak tawaran itu. Sejujurnya, mereka tidak ingin menjual saya," ujar Arshavin dikutip melalui laman Mundo Deportivo, Selasa (30/9).
Setahun kemudian, Barcelona kembali menjadi opsi ketika situasinya di Arsenal kurang ideal, tetapi transfer itu kembali gagal terwujud. Arshavin mengakui keinginan untuk bermain di Camp Nou, meski akhirnya tetap bertahan di Liga Inggris.
"Saya ingin bermain di Barcelona, tetapi bermain di Arsenal juga tidak buruk sama sekali," kata Andrey Arshavin.