JawaPos.com - Kemenangan 2-0 Prancis atas Ukraina pada Jumat malam bukan hanya soal tiga poin yang diraih pasukan Didier Deschamps. Bagi Kylian Mbappé, laga itu menjadi panggung sejarah.
Gol yang ia cetak pada menit ke-82 memastikan kemenangan Les Bleus, sekaligus menempatkan dirinya sejajar dengan legenda besar, Thierry Henry.
Dengan torehan 51 gol untuk tim nasional, Mbappé kini resmi menyamai catatan sang ikon Prancis, yang juga pernah menjadi bintang Barcelona dan Arsenal.
Rekor tersebut menobatkannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah tim nasional, hanya berada di belakang Olivier Giroud yang masih memimpin dengan 57 gol. Melihat usia dan konsistensinya, hanya masalah waktu sebelum Mbappé melampaui rekor itu.
Baca Juga: Kylian Mbappe Ragukan Liverpool Juara Liga Inggris, Sebut Arsenal dan Man City Lebih Berpeluang
Rasa Hormat Kepada Sang Legenda
Melansir Mundo Deportivo, usai pertandingan, Mbappé tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Dengan senyum khasnya, ia menyampaikan betapa berartinya menyamai angka milik Henry.
"Tepuk tangan untuk Titi (Thierry Henry)! Tapi sekarang saya ingin melupakannya. Suatu kehormatan bisa menyamai pemain seperti dia," ujar striker Real Madrid itu.
Ia kemudian menambahkan, Henry bukan sekadar pencetak gol. Baginya, sang legenda adalah pionir.
"Semua orang tahu betapa pentingnya dia bagi Prancis, khususnya untuk para penyerang. Dia adalah seseorang yang membuka jalan. Saya sangat menghormati dan mengaguminya," jelas penyerang Real Madrid tersebut.
Meski catatan gol menjadi sorotan, Mbappé menegaskan ambisinya tetap terarah pada tujuan yang lebih besar.
"Mencapai tonggak sejarah ini secepat ini memang gila, tapi saya suka. Saya ingin terus maju dan, yang terpenting, memenangkan pertandingan dan gelar," ungkapnya.
Rekor Giroud yang kini hanya berjarak enam gol tampak semakin dekat. Namun, Mbappé menolak menjadikannya obsesi.
"Rekornya semakin dekat, tetapi itu bukan sesuatu yang saya pikirkan. Entah karena saya yakin bisa mencapainya atau karena saya menilai ada hal yang lebih penting. Menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Prancis memang tidak mudah."
Dengan usianya masih 26 tahun, Mbappé masih berada di puncak kariernya. Jika tak terganggu cedera, bukan hanya rekor Giroud yang akan ia lampaui tapi juga potensi untuk mencetak sejarah baru sebagai penyerang tersubur dalam sejarah sepak bola internasional.
Bagi Prancis, memiliki Mbappé berarti memiliki penyerang yang tidak hanya mengejar gol, tetapi juga gelar. Dan untuk Mbappé sendiri, rekor hanyalah bagian kecil dari perjalanan menuju warisan yang lebih besar.
Baca Juga: Kontrak Habis di Liverpool, Ibrahima Konate Digoda Kylian Mbappe Pindah ke Real Madrid