JawaPos.com - Situasi semakin sulit bagi Australia. Babak kedua baru berjalan 5 menit, gawang Mat Ryan sudah kembali kebobolan. Kali ini giliran kapten Paolo Guerrero yang mencatatkan namanya di papan skor. Sepakan Guerrero gagal ditepis Ryan dan meluncur masuk ke dalam gawangnya.
Entah apa yang ada dalam pikiran pelatih Bert van Marwijk usai timnya tertinggal 0-2. Pakah menyerah atau akan terus berjuang. Pastinya, dia akhirnya memainkan sang golden boy Socceroos, Tim Cahill.
Cahill masuk di menit 53 untuk menggantikan Tomi Juric. Ini menjadi penampilan yang sudah sangat ditunggu suporter Socceroos sepanjang Piala Dunia 2018.
Menariknya, lima menit kemudian Van Marwijk memasukkan pemain muda bertalenta yang juga tak kalah dinantikan suporter Socceroos. Dia tak lain Daniel Arzani yang baru berumur 19 tahun.
Dua pemain ini mungkin diharapkan bisa mengubah permainan Australia sekaligus membalikkan keadaan. Tapi bisa juga sebagai perwujudan frustrasi karena kesuitan menghadapi permainan Peru yang solid dan efektif.