JawaPos.com - Realme merilis realme 16 Pro Harry Potter Edition pada 21 September 2026 dengan membawa konsep yang cukup berbeda dari smartphone edisi khusus pada umumnya. Alih-alih hanya menambahkan logo atau ornamen Harry Potter, realme mencoba memasukkan dunia Hogwarts ke dalam desain fisik, antarmuka hingga aksesori yang menyertai perangkat.
JawaPos.com berkesempatan menjajal langsung perangkat tersebut. Kesan sebagai ponsel bertema Harry Potter sudah terasa sejak kotaknya dibuka. Namun, pengalaman paling menarik baru terlihat ketika realme 16 Pro Harry Potter Edition dibawa ke bawah sinar matahari.
Lambang Hogwarts di bagian belakang yang awalnya terlihat sederhana perlahan memunculkan empat warna khas asrama Hogwarts. Ada merah untuk Gryffindor, hijau Slytherin, kuning Hufflepuff dan biru Ravenclaw.
Efek tersebut bukan sekadar ornamen, melainkan hasil dari teknologi perubahan warna yang ditanamkan pada bodi. Di luar fitur tersebut, realme juga memberikan sejumlah detail yang membuat perangkat ini terasa seperti sebuah paket koleksi bagi penggemar Harry Potter.
Lantas, seperti apa pengalaman menjajal realme 16 Pro Harry Potter Edition dari sisi desain, layar, performa, kamera hingga fitur khas Hogwarts?
Desain: Saat Hogwarts Dipindahkan ke Bodi Smartphone
Begitu perangkat berada di tangan, desain menjadi bagian yang paling mudah membedakan realme 16 Pro Harry Potter Edition dengan versi regulernya.
Realme menggunakan warna Magic Brown yang terinspirasi dari nuansa klasik kastil Hogwarts. Permukaannya memiliki tekstur seperti kulit dengan kombinasi pola berbentuk diamond, sehingga memberikan kesan klasik sekaligus berbeda dari desain smartphone yang umumnya mengandalkan permukaan kaca.
Di bagian tengah belakang terdapat Hogwarts Crest. Lambang tersebut menggabungkan simbol empat asrama Hogwarts dalam satu emblem yang mengelilingi huruf H.
Ada singa Gryffindor, ular Slytherin, badger Hufflepuff dan elang Ravenclaw. Di bawah lambang tersebut terdapat pita dengan motto Hogwarts, "Draco Dormiens Nunquam Titillandus".
Tulisan Harry Potter dengan gaya tipografi yang terinspirasi film juga ditempatkan di area tersebut, berdampingan dengan logo realme.
Saat pertama kali melihat perangkat, tiga elemen itu memang menjadi titik perhatian utama. Namun, detail desain tidak berhenti di sana.
Bagian kamera belakang dibuat menyerupai mata Hedwig. Bingkainya menggunakan warna kuning keemasan dengan ornamen berbentuk diamond yang dipadukan elemen hitam. Dari sudut tertentu, susunan kamera tersebut memang memberikan kesan seperti wajah burung hantu.
Ada pula ukiran laser "Welcome to Hogwarts" di sisi kanan perangkat, tepat di bawah tombol volume dan tombol power. Realme menyebut bahasa desain perangkat ini sebagai The Wizarding Design.
Dan setelah menggenggamnya langsung, nama tersebut cukup mudah dipahami karena elemen Hogwarts memang tersebar di berbagai bagian perangkat.
Layar: AMOLED 6,78 Inci dengan Refresh Rate 144Hz
Beralih ke bagian layar, realme 16 Pro Harry Potter Edition membawa panel AMOLED berukuran 6,78 inci.
Resolusinya mencapai 1272 x 2772 piksel dengan pilihan refresh rate 60Hz, 90Hz, 120Hz hingga 144Hz. Dalam penggunaan sehari-hari, pergerakan antarmuka terasa lebih mulus ketika refresh rate tinggi digunakan, terutama saat menggulir halaman atau berpindah antar-menu.
Layar tersebut juga memiliki touch sampling rate hingga 240Hz. Untuk reproduksi warna, panelnya mencakup 100 persen DCI-P3.
Tingkat kecerahan normalnya mencapai 1.000 nits dan dapat meningkat hingga 1.400 nits dalam mode HBM atau High Brightness Mode.
Ukuran layar yang cukup besar juga membuat perangkat terasa lebih nyaman ketika digunakan untuk menonton video maupun bermain game.
Performa: Dimensity 7300 Max 5G dan Baterai 7.000 mAh
Di balik desain bertema Hogwarts, realme tetap membekali perangkat dengan hardware yang ditujukan untuk penggunaan sehari-hari maupun gaming.
Di bagian jeroan, realme 16 Pro Harry Potter Edition menggunakan MediaTek Dimensity 7300 Max 5G. Chipset ini sekaligus membawa dukungan konektivitas 5G.
Untuk koneksi nirkabel, perangkat mendukung Wi-Fi 5 dan Bluetooth 5.4.
Salah satu bagian yang cukup mencolok adalah baterai berkapasitas 7.000 mAh. Kapasitas tersebut dipadukan dengan teknologi pengisian cepat 80W Super Flash Charge.
Dengan kapasitas sebesar itu, realme memberikan bekal daya yang cukup besar untuk aktivitas sehari-hari. Namun, untuk menyimpulkan daya tahan baterai secara menyeluruh tentu diperlukan pengujian dalam durasi lebih panjang dan pola penggunaan yang konsisten.
Perangkat menjalankan realme UI 7.0 sebagai sistem operasinya.
Kamera: Mengandalkan Sensor Utama 200MP
Untuk urusan fotografi, realme 16 Pro Harry Potter Edition mengandalkan kamera utama 200MP dengan sensor berukuran 1/1,56 inci dan aperture f/1.8.
Kamera utamanya dilengkapi OIS dua sumbu dan EIS dua sumbu. Saat menjajal kamera, kombinasi resolusi tinggi dan stabilisasi ini menjadi bagian yang menarik untuk dieksplorasi, terutama ketika mengambil gambar dengan detail yang cukup banyak.
Kamera ultrawide 8MP dengan bidang pandang 112 derajat tersedia untuk kebutuhan pemotretan dengan cakupan lebih luas. Sementara kamera depan menggunakan sensor 50MP.
Untuk video, kamera belakang mampu merekam hingga resolusi 4K pada 30fps. Pilihan 1080p tersedia pada 30fps dan 60fps.
Realme juga membawa FullFocal Portrait Lens Kit serta fitur Master Portrait 200MP untuk kebutuhan foto potret.
Resolusi 200MP memang terdengar besar, tetapi dalam penggunaan kamera sehari-hari kualitas foto tidak hanya ditentukan jumlah megapiksel. Kondisi pencahayaan, pemrosesan gambar dan karakter lensa tetap menjadi faktor yang ikut menentukan hasil akhir.
Bagian Paling Menarik: Lambang Hogwarts Bisa Berubah Warna
Setelah melihat desainnya dari dekat, bagian yang paling membuat penasaran adalah teknologi perubahan warna di Hogwarts Crest.
Realme menyebutnya Quadra Light-Sensing Color-changing Technology. Sederhananya, bagian tertentu pada lambang Hogwarts di bodi belakang dapat merespons sinar UV atau sinar matahari.
Saat terkena cahaya tersebut, warna empat asrama Hogwarts muncul secara bersamaan. Gryffindor berubah menjadi merah, Slytherin hijau, Hufflepuff kuning dan Ravenclaw biru.
Ketika sumber cahaya berubah, warna tersebut kembali menghilang.
Saat dicoba, efek ini menjadi salah satu momen yang paling menarik karena perubahan pada bodi dapat dilihat secara langsung. Smartphone yang sebelumnya terlihat dominan cokelat tiba-tiba memiliki aksen warna-warni pada lambang Hogwarts.
Konsep tersebut terinspirasi dari empat asrama Hogwarts dan momen pemilihan siswa. realme mengklaim teknologi perubahan warna berbasis sensor cahaya Quadra ini sebagai yang pertama di dunia.
Bagi pengguna biasa, efek tersebut memang tidak mengubah fungsi utama smartphone. Namun, sebagai bagian dari desain edisi khusus, fitur ini membuat perangkat memiliki karakter yang lebih kuat.
UI Dibuat Seperti Masuk ke Dunia Harry Potter
Pengalaman Hogwarts ternyata tidak berhenti di bagian luar perangkat.
Begitu perangkat dinyalakan, berbagai elemen visual bertema Harry Potter langsung menjadi bagian dari pengalaman penggunaan. realme mengubah sejumlah ikon, wallpaper, animasi dan elemen antarmuka agar sesuai dengan tema Hogwarts.
Lebih dari 10 ikon aplikasi mendapatkan desain khusus. Beberapa di antaranya mengambil inspirasi dari benda-benda yang identik dengan dunia Harry Potter, mulai dari topi penyihir, syal Hogwarts, poster buronan hingga Hogwarts Crest.
Ada pula animasi khusus ketika perangkat dinyalakan. Layar menampilkan suasana langit gelap dengan elemen petir dan tulisan Harry Potter berwarna keemasan yang mengingatkan pada atmosfer pembuka film Harry Potter.
Pengalaman serupa muncul ketika membuka perangkat, mengisi daya maupun mengaktifkan mode GT untuk bermain game.
Saat mode GT diaktifkan, misalnya, animasi Golden Snitch akan muncul dan bergerak sebelum berganti dengan tampilan GT berwarna keemasan.
Ketika perangkat sedang diisi daya, muncul animasi petir biru yang memenuhi layar. Bentuknya mengingatkan pada bekas luka berbentuk petir yang menjadi ciri khas Harry Potter.
Ada pula animasi liontin jam pasir ketika pengguna membuka layar yang terkunci.
Untuk kamera, realme menyediakan dua pilihan watermark bertema Hogwarts yang bisa digunakan ketika mengambil foto.
Boks Incaran Kolektor
Pengalaman edisi khusus ini bahkan dimulai sebelum perangkat digunakan.
Kotak penjualan realme 16 Pro Harry Potter Edition dibuat menyerupai tas yang digunakan para siswa Hogwarts. Ketika dibuka, terdapat sejumlah elemen tambahan yang memperkuat tema Harry Potter.
Di dalamnya terdapat gambar Harry Potter, Ron Weasley dan Hermione Granger, surat serta ornamen empat asrama Hogwarts. Bahkan, ada tiket kereta menuju Peron 9¾ yang menjadi salah satu elemen ikonik dalam cerita.
Realme juga menyertakan casing dengan desain yang dibuat mengikuti tampilan belakang ponsel. Sementara alat pembuka kartu SIM dirancang menyerupai Hogwarts Crest.
Jadi, pengalaman unboxing-nya sendiri terasa seperti bagian dari produk, bukan sekadar proses mengeluarkan smartphone dari kemasan.
Selain itu, kolaborasi Harry Potter juga diperluas melalui realme Buds T500 Pro Harry Potter Edition.
Mulai dari earbuds, charging case hingga kemasannya menggunakan pendekatan desain yang sama dengan smartphone. Warna cokelat klasik menjadi elemen utama, sementara sejumlah ornamen Hogwarts menghiasi bagian luarnya.
Charging case-nya memiliki ukuran yang relatif ringkas. Meski begitu, penggunaan warna cokelat dan detail Hogwarts membuat aksesori tersebut tetap memiliki identitas yang selaras dengan smartphone.
Kehadiran perangkat audio ini membuat tema kolaborasi terasa lebih menyeluruh karena tidak berhenti pada satu perangkat.
Kesimpulan: Lebih dari Sekadar Smartphone dengan Logo Harry Potter
Setelah menjajal realme 16 Pro Harry Potter Edition, kesan yang paling terasa adalah bagaimana realme mencoba menerjemahkan dunia Hogwarts ke dalam berbagai bagian perangkat.
Desain Magic Brown, Hogwarts Crest, kamera yang terinspirasi Hedwig dan ukiran "Welcome to Hogwarts" menjadi elemen yang terlihat sejak pertama kali perangkat digenggam.
Kemudian ada pengalaman yang lebih sulit ditemukan pada smartphone biasa, yakni lambang Hogwarts yang dapat memunculkan empat warna ketika terkena sinar matahari atau UV.
Dari sisi hardware, perangkat juga tidak hanya mengandalkan desain. Layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate hingga 144Hz, Dimensity 7300 Max 5G, kamera utama 200MP dan baterai 7.000 mAh membuatnya tetap memiliki fondasi sebagai smartphone untuk penggunaan harian.
Tetapi yang membuat edisi ini berbeda justru ada pada detail-detail kecil. Mulai dari animasi saat booting, efek ketika mengisi daya, Golden Snitch di mode GT, watermark kamera hingga kemasan yang menyerupai perlengkapan murid Hogwarts.
Bagi penggemar Harry Potter, detail tersebut membuat pengalaman menggunakan realme 16 Pro Harry Potter Edition terasa seperti menemukan Easter Egg satu per satu.
Sementara bagi pengguna yang tidak terlalu mengikuti dunia sihir, perangkat ini tetap hadir sebagai smartphone dengan spesifikasi yang cukup lengkap dan desain yang tidak biasa.
Berikut beberapa hasil foto menggunakan kamera realme 16 Pro Harry Potter Edition: