← Beranda
ICM Ungkap Tren Baru Properti, Mulai Kondisi Bangunan, Fasilitas, hingga Keberlanjutan
Latu Ratri MubyarsahSabtu, 5 September 2026 | 23.49 WIB
Hunian Apartemen di Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

 

JawaPos.com - Perubahan gaya hidup ikut memengaruhi kebutuhan masyarakat terhadap hunian. Kenyamanan kini tidak hanya berkaitan dengan kondisi bangunan dan fasilitas, tetapi juga lingkungan sosial serta perhatian terhadap keberlanjutan.

Chief Executive Officer Inner City Management (ICM) Krisdiarto Adi Pranoto mengatakan, perkembangan kebutuhan penghuni turut memperluas peran perusahaan pengelola properti.

Pengelolaan tidak lagi hanya berfokus pada aspek operasional dan pemeliharaan aset, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang nyaman, membangun komunitas, serta memberikan nilai tambah bagi penghuni dan pemilik properti.

Baca Juga: Dukung Program Rumah Cahaya Lewat Pemberian Hunian Layak Kepada 30 Pahlawan Indonesia  

”Pendekatan yang kami kembangkan relevan dengan perubahan ekspektasi penghuni dan pengguna properti yang semakin memperhatikan kualitas pengalaman, lingkungan, dan komunitas,” ujar Krisdiarto.

Kebutuhan tersebut terlihat dari semakin beragamnya aktivitas yang berkembang di lingkungan hunian.

Bersama Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPRS), ICM membangun berbagai komunitas untuk menciptakan kedekatan antar penghuni.

Baca Juga: Rumah Modular Tahan Gempa Ditampilkan di Danantara Housing Expo 2026 

Komunitas tersebut mencakup berbagai aktivitas, mulai olahraga seperti tenis meja, basket, dan catur hingga kesenian dan budaya.

Kegiatan bersama menjadi salah satu ruang bagi penghuni untuk berinteraksi di lingkungan tempat tinggal.

Di sisi lingkungan, ICM juga menerapkan pengelolaan sampah dan limbah di sejumlah site kelolaan.

Sejumlah properti memiliki sistem pengelolaan sampah terpadu.

ICM juga mengelola sekitar 10,25 juta liter air limbah domestik setiap hari melalui sistem Sewage Treatment Plant (STP) di berbagai kawasan properti yang dikelolanya.

”Operasional yang optimal tetap menjadi fokus utama. Namun, property management ke depan harus terus menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi penghuni, membangun komunitas yang positif, dan menerapkan prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan. Ketiga aspek ini menjadi bagian dari pendekatan ICM dalam memberikan value yang lebih luas,” lanjut Krisdiarto Adi Pranoto.

Baca Juga: Industri Properti Nasional Dorong Bangunan Hemat Energi dan Berkelanjutan

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari perkembangan pengelolaan properti yang semakin memperhatikan kebutuhan penghuni.

Bagi ICM, keberhasilan pengelolaan properti tidak hanya diukur dari kelancaran operasional, tetapi juga dari kemampuan menciptakan value yang berkelanjutan bagi penghuni, pemilik aset, dan komunitas.

”Kami ingin memastikan bahwa setiap properti yang kami kelola tidak hanya terjaga secara operasional, tetapi juga mampu memberikan pengalaman yang nyaman, membangun komunitas, dan menciptakan nilai dalam jangka panjang,” tandas Krisdiarto.

Baca Juga: Danantara Housing Expo Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Dorong KPR Makin Terjangkau

ICM meraih penghargaan Top Nasional Property Management Company dalam ajang 20th Annual Indonesia Property & Bank Award (IPBA) 2026.

Dalam proses penilaian, dewan juri IPBA mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kualitas layanan, perkembangan bisnis, serta cakupan properti yang dikelola ICM.

Penilaian juga dilakukan melalui peninjauan terhadap sejumlah apartemen yang berada dalam pengelolaan ICM.

Baca Juga: Hunian Tepi Danau Hadir di Kota Harapan Indah Bekasi

Saat ini, ICM mengelola lebih dari 35 site apartemen di berbagai wilayah Indonesia.

Selain apartemen, ICM juga menjadi konsultan pengelola untuk sejumlah rumah tapak (landed house) dan pusat perbelanjaan.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah