← Beranda
Nanik S. Deyang Jadi Kepala BGN, Menkomdigi Meutya Yakin Prabowo Pertimbangkan Pengalaman dan Rekam Jejak
Nanda PrayogaKamis, 4 Juni 2026 | 01.33 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyampaikan apresiasinya atas penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Presiden dalam memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis di pemerintahan.

“Penunjukan Ibu Nanik juga mencerminkan komitmen Presiden untuk memberikan kesempatan yang setara kepada perempuan Indonesia dalam memimpin program strategis nasional,” kata Meutya di Jakarta, Rabu (3/6).

Meutya menilai pergantian pucuk pimpinan BGN menjadi momentum baru bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Ia meyakini penunjukan Nanik telah melalui berbagai pertimbangan yang matang.

Dalam menjalankan tugasnya, Nanik akan didampingi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono yang ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN. Kehadiran pemimpin perempuan di jajaran teratas lembaga tersebut dinilai dapat memperkuat kinerja BGN dalam mengoptimalkan pelaksanaan program MBG.

Baca Juga: Catut Anggaran MBG, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana dan Anak Buahnya Dapat Miliaran Rupiah Per Hari dari Yayasan Abal-Abal

“Kompetensi, integritas, dedikasi, dan kemampuan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat tetap menjadi dasar utama dalam pemberian amanah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Meutya menegaskan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh tata kelola yang efektif, tetapi juga oleh sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak langsung bagi keluarga di berbagai wilayah Indonesia.

“Karena itu, program MBG diharapkan terus mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ungkap Meutya.

Ia menambahkan, MBG merupakan program strategis nasional yang memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan kualitas gizi anak, kesehatan keluarga, hingga penguatan sumber daya manusia Indonesia.

“Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus pada percepatan dan penguatan pelaksanaan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas, cepat, dan merata,” sebutnya.

Karena itu, menurut Meutya, diperlukan kepemimpinan di BGN yang mampu menjalankan program sesuai dengan arah kebijakan dan visi Presiden. Penunjukan Nanik disebut menjadi bagian dari upaya tersebut.

“Penunjukan ini didasarkan pada pengalaman, rekam jejak, serta keterlibatan langsung beliau dalam pelaksanaan dan koordinasi program MBG sejak awal,” jelas Meutya.

Baca Juga: Usai Geledah 15 Jam, Penyidik Kejagung Angkut Satu Kotak Kontainer Barang Bukti dari Kantor BGN

“Presiden menilai kepemimpinan yang memahami tantangan lapangan dan memiliki kemampuan koordinasi lintas sektor yang kuat sangat penting untuk memasuki fase percepatan berikutnya,” lanjut Menkomdigi.

Pemerintah, kata Meutya, akan terus mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat, khususnya anak-anak Indonesia.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan