JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti maraknya begal di Makassar, Sulawesi Selatan. Dia meminta kepada aparat kepolisian agar melakukan tindakan tegas dan terukur kepada para pelaku.
Sahroni mengatakan, tindakan para begal ini sudah meresahkan masyarakat. Terlebih, mereka tak segan menggunakan senjata tajam untuk melukai korbannya.
“Saya minta seluruh Polda menginstruksikan secara klir kepada jajaran di Polres dan Polsek, agar anggotanya berani melakukan tembakan terukur di tempat kepada para pelaku begal. Lumpuhkan mereka, amankan, lalu proses hukum dengan tegas," kata Sahroni kepada wartawan, Selasa (12/5).
Terbaru seorang bocah 13 tahun menjadi korban pembegalan di Makassar. Dia bersama temannya sempat berusaha menyelamatkan diri, namun terjatuh. Korban kemudian disabet parang oleh pelaku hingga harus dilarikan ke RSUD Daya Makassar.
Baca Juga: Update Kondisi Andrie Yunus di RSCM, Kembali Jalani Operasi Mata Kanan pada 7 Mei Lalu
Sahroni mengatakan, melihat peristiwa tersebut, perlu ada tindakan cepat oleh aparat kepolisian. Ketegasan dibutuhkan demi menjaga keselamatan masyarakat.
"Kalau aparat terlambat sedikit saja mengambil tindakan, justru nyawa masyarakat yang bisa hilang dibunuh oleh mereka. Pasukan patroli harus dibekali SOP yang kuat agar berani mengambil keputusan di jalan,” imbuhnya.
Bendahara Umum Partai NasDem ini menyampaikan, kejahatanan jalanan sudah semakin meresahkan masyarakat. Oleh karena itu, perlu ada efek jera agar kejahatan baru tidak terus bermunculan.
“Begal ini tidak akan pernah habis kalau aparat terlihat ragu dan lembek. Mereka makin merasa tidak takut pada hukum. Maka dari itu aparat harus hadir dengan ketegasan nyata di jalanan. Dan tindakan tegas yang terukur itu juga bukan untuk gagah-gagahan, semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga kamtibmas,” pungkas Sahroni.