← Beranda
Pengamanan Mudik 2026 Sukses, DPR RI Minta Polri Terus Kurangi Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Muhammad RidwanRabu, 1 April 2026 | 01.03 WIB
Ilustrasi antrean di gerbang tol CIkatama. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, mengapresiasi Kapolri dan Kakorlantas Polri beserta seluruh jajaran atas keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 yang dinilai berjalan lancar dan terkendali.

“Pertama, tentu kami memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kapolri dan Kakorlantas yang telah bekerja keras sehingga mampu menurunkan angka kecelakaan,” kata Tandra kepada wartawan, Senin (30/3).

Tandra berharap capaian positif tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada pelaksanaan pengamanan mudik di tahun-tahun mendatang. Ia juga memberikan apresiasi kepada para Kapolda di wilayah jalur utama arus mudik dan balik Lebaran.

“Prestasi ini kami harapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga setiap tahun angka kecelakaan semakin menurun. Kami juga memberikan penghargaan kepada para Kapolda di seluruh Pulau Jawa,” ucapnya.

Baca Juga: Kewalahan Hadapi Serangan Iran, AS Minta Polandia Kirim Sistem Pertahanan Udara Patriot ke Timur Tengah

Secara khusus, ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda yang dinilai telah bekerja keras, antara lain Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, dan Polda Bali.

“Kami memberikan penghargaan kepada rekan-rekan Polri, seperti Kapolda Jatim, Kapolda Banten, Kapolda Jawa Tengah, dan Kapolda DIY, yang telah bekerja keras,” tegasnya.

Selain apresiasi, Tandra juga menyoroti antrean kendaraan yang sempat terjadi di Pelabuhan Gilimanuk. Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian bersama melalui koordinasi lintas sektoral agar dapat diantisipasi pada masa mudik berikutnya.

“Ke depan, diperlukan koordinasi lintas sektoral yang lebih baik agar antrean panjang seperti di Gilimanuk tidak terulang. Tahun ini antrean terjadi karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi dan Lebaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut dipicu oleh pergerakan masyarakat, khususnya umat Muslim di Bali, yang keluar wilayah sebelum Nyepi.

“Hal ini perlu diantisipasi dengan perencanaan yang lebih matang,” ucapnya.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 secara umum berjalan terkendali tanpa adanya peristiwa menonjol.

“Arus mudik, arus balik, dan rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Fitri berjalan cukup terkendali. Dari aspek Harkamtibmas, tidak terdapat peristiwa menonjol,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, selama periode Lebaran 2026, Polri melaksanakan Operasi Ketupat yang dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan, arus lalu lintas tetap dapat dikelola dengan baik.

“Arus mudik berlangsung dengan baik. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup tinggi, semuanya masih dapat dikelola dengan optimal,” pungkasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan