← Beranda
PKS Sebut Dukungan Untuk Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024 Sudah Kadaluarsa
Sabik Aji Taufan• Minggu, 11 Agustus 2024 | 01.27 WIB
ILUSTRASI: Anies Basweda dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kedua kiri). (Dok JawaPos.com)
JawaPos.com - Partai Keadilan Sosial (PKS) menyebut rekomendasi untuk Anies Baswedan sebagai Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta 2024 sudah kadaluarsa. Oleh karena itu, PKS kini memulai menjajaki opsi kedua untuk membangun komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang dipimpin Presiden Terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto. 
 
Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, kursi untuk mengusung pasangan Anies-Sohibul Iman belum cukup. PKS sebagai pemenang pemilu di Jakarta hanya mengantongi 18 kursi. Sedangkan syarat pencalonan minimal 22 kursi.
 
“Saya kira pertama, bahwa pimpinan PKS telah berkomunikasi dengan Bapak Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia terpilih pada Pilpres 2024,” kata Syaikhu di DPP PKS, Sabtu (10/8).
 
Baca Juga: Selain Cekatan dan Banyak Harta, 12 Tanggal Lahir Ini Dikenal Punya Hati Tulus Bak Malaikat Menurut Primbon, Apa Saja?
 
Sementara, Juru Bicara PKS Muhammad Kholid menyampaikan, sejak dideklarasikan sebagai bacagub hingga tenggat rekomendasi yang ditentukan, dukungan kepada Anies belum bertambah dari aspek elektoral syarat pencalonan.
 
"Jadi keputusan dari DPP PKS sebelumnya bahwa kita rencana yang pertama adalah mengusung Bapak Anies-Sohibul Iman. Dan kerangka kerja kita itu berlangsung dari sejak deklarasi tanggal 25 Juni hingga 4 Agustus, kemarin," kata Kholid.
 
Baca Juga: Hasil Madura United vs Malut United, Tuan Rumah Gagal Taklukkan 10 Pemain Lawan
 
Dia mengungkap, sampai saat ini tidak ada partai lain yang mengeluarkan surat rekomendasi mendukung Anies-Sohibul. Oleh karena itu, syarat kekurangan 4 kursi DPRD DKI Jakarta belum bisa terpenuhi.
 
"PKS walaupun partai pemenang di Jakarta kita memiliki 18 kursi, masih kurang 4 kursi tentu sebagai partai politik ketika kita belum memenuhi kursi tadi kandidat yang kita usung tidak bisa berlayar hingga saat ini," pungkas Kholid.
EDITOR: Bintang Pradewo