JawaPos.com - Ketua Fraksi PAN Mulfachri Harahap sependapat dengan pernyataan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menilai kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak salah sasaran. "Kebijakan tax amnesty memang salah sasaran," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/2).
Meski demikian, menurutnya, kebijakan tax amesty patut diapresiasi. Karena dengan kebijakan itu, pemerintah bisa memperbarui data wajib pajak (WP) serta menambah penerimaan negara dari sektor pajak. "Kita bisa bayangkan bagaimana ruang fiskal kita kalau kebijakan tax itu tidak diambil," sebut Mulfachri.
Dia mengakui, perlu upaya yang lebih masif dan komprehensif terkait pelaksanaan tax amnesty. Itu dimaksudkan untuk menghindari kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut salah sasaran.
Untuk itu, pemerintah perlu maksimal mengingat tax amnesty sudah memasuki tahap III dan akan berakhir pada Maret mendatang.
"Masih ada waktu dan masih memungkinkan pemerintah untuk mendrive kebijakan ini agar lebih bermanfaat untuk mengatasi sejumlah persoalan fiskal, khususnya yang terkait dengan menggerakan perekonomian," pungkas legislator asal Sumatera Utara itu. (dna/JPG)