JawaPos.com - Pelatih timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengajak seluruh pencinta sepak bola untuk menikmati setiap momen yang masih bisa disuguhkan Lionel Messi. Menurutnya, kesempatan melihat sang kapten tampil di final Piala Dunia pada usia 39 tahun merupakan sesuatu yang sangat langka.
Argentina akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New York, dengan misi mempertahankan gelar yang mereka raih empat tahun lalu. Jika berhasil menang, Albiceleste akan menjadi tim pertama dalam 64 tahun yang mampu mempertahankan gelar juara dunia.
Melansir The Sun, bagi Scaloni, pencapaian Messi hingga membawa Argentina kembali ke partai puncak merupakan bukti bahwa legenda hidup itu masih berada di level tertinggi.
"Dia telah membuat sejarah. Dia adalah seorang legenda," kata Scaloni.
Scaloni: Nikmati Messi Selagi Masih Ada
Perjalanan internasional Messi memang penuh lika-liku. Setelah sempat mengumumkan pensiun dari tim nasional pada 2016 usai kalah di final Copa America melawan Cile, ia justru bangkit dan memimpin Argentina memasuki era paling sukses dalam beberapa dekade terakhir.
Bersama Scaloni, Messi mempersembahkan gelar Copa America 2021, Copa America 2024, Piala Dunia 2022, dan kini berpeluang menambah koleksi trofi dengan gelar Piala Dunia 2026.
Usai kemenangan dramatis 2-1 atas Inggris di semifinal, Messi dan Scaloni terlihat berpelukan di lapangan. Sang kapten bahkan menyebut keberhasilan itu sebagai "sejarah murni."
Scaloni mengaku bangga bisa menyaksikan langsung perjalanan pemain yang ia anggap sebagai yang terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
"Hal itu membuat saya bangga karena dia adalah pemain terbaik dalam sejarah sepak bola."
Baca Juga: Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
"Mampu mencapai final dengan cara seperti ini, di usia 39 tahun, menurut saya itu luar biasa."
Ia pun mengingatkan publik agar tidak menyia-nyiakan kesempatan menyaksikan Messi, mengingat pengalaman yang pernah dialami Argentina setelah kehilangan Diego Maradona.
"Itulah mengapa saya mengatakan kita harus menikmati kehadirannya, karena lihat apa yang terjadi dengan Diego (Maradona) dan bagaimana kita akhirnya merindukannya."
"Kita masih memiliki Leo dan kita harus menghargai itu. Dia adalah tokoh bersejarah dan legenda, seperti semua pemain yang telah memberi kita tahun-tahun yang luar biasa ini."
Era Emas Argentina
Scaloni juga menyoroti perubahan besar yang dialami Argentina dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah menunggu 28 tahun tanpa gelar internasional mayor, kemenangan di Copa America 2021 menjadi titik balik yang membuka jalan menuju periode paling gemilang dalam sejarah modern Albiceleste.
Baca Juga: FIFA Masih Selidiki Spanduk Malvinas, Pejabat Gedung Putih Bela Tindakan Pemain Argentina
Menurutnya, pencapaian tim saat ini merupakan sesuatu yang dulu nyaris sulit dibayangkan.
"Mereka telah melakukan hal-hal yang beberapa tahun lalu tidak terpikirkan. Tidak mudah untuk sampai di sini dan berkompetisi di level ini selama bertahun-tahun."
"Kita mungkin menang dan saya harap begitu, tetapi bagaimanapun juga perjalanan untuk sampai sejauh ini sungguh luar biasa."
Belum Bisa Pastikan Masa Depan Messi
Scaloni juga ditanya apakah final melawan Spanyol akan menjadi penampilan terakhir Messi di ajang Piala Dunia.
Namun, pelatih berusia 48 tahun itu memilih tidak berspekulasi mengenai masa depan kaptennya.
Yang pasti, fokus Argentina saat ini sepenuhnya tertuju pada laga melawan Spanyol, tim yang disebut Scaloni memiliki kualitas luar biasa.
"Mereka adalah tim yang hebat. Segala hal tentang mereka membuat saya khawatir."
Dengan Messi yang telah mencetak delapan gol sepanjang turnamen dan kini mengoleksi 21 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia, Argentina berharap sang legenda mampu sekali lagi menjadi pembeda dan membawa Albiceleste mempertahankan mahkota juara dunia.