JawaPos.com - Harapan Timnas Inggris untuk melangkah ke final Piala Dunia 2026 harus pupus setelah kalah dramatis dari Argentina di babak semifinal. Kekalahan tersebut kini memunculkan kabar kurang sedap dari dalam skuad The Three Lions.
Sejumlah pemain senior disebut tidak puas dengan keputusan taktik yang diambil pelatih Thomas Tuchel pada momen-momen krusial pertandingan. Laporan Sky Sports menyebutkan bahwa sejumlah pemain senior Inggris mempertanyakan keputusan Tuchel yang dinilai terlalu cepat menginstruksikan tim bertahan total.
Jurnalis Sky Sports Rob Dorsett mengungkapkan suasana ruang ganti Inggris tidak sepenuhnya kondusif setelah pertandingan lawan Argentina usai. Beberapa pemain merasa perubahan taktik tersebut justru memberi ruang bagi Argentina untuk menguasai permainan.
Baca Juga: Dari Juara EPA ke Tim Utama, Muhamad Hafizh Rizkianur Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Persija
Kekalahan lawan Argentina memicu kritik terhadap Tuchel. Sejumlah pengamat menilai pendekatan yang terlalu defensif menjadi salah satu penyebab Inggris gagal mempertahankan keunggulan.
Mantan gelandang Manchester United, Nicky Butt, bahkan meminta Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengevaluasi masa depan Tuchel sebagai pelatih kepala. Menurut dia, keputusan-keputusan yang diambil pada laga semifinal tidak mencerminkan mentalitas tim yang ingin menjadi juara dunia.
Di sisi lain, Tuchel memiliki pandangan berbeda. Dia menyatakan para pemain justru bermain terlalu dalam dibandingkan instruksi yang telah diberikan dari bangku cadangan.
Pelatih berusia 52 tahun itu menilai tim kehilangan keberanian untuk tetap menekan setelah unggul.
Meski gagal mencapai final, timnas Inggris merebut tempat ketiga piala dunia usai membekap Prancis 6-4.
Bagi The Three Lions posisi ketiga itu menjadi torehan pencapaian terbaik kedua sepanjang sejarah di ajang Piala Dunia. Inggris tercatat pernah dua kali tampil pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, namun selalu berakhir dengan kekalahan. Yakni dari Italia pada 1990 dan Belgia pada edisi 2018.
Kini sorotan tertuju pada bagaimana Tuchel merespons kritik yang datang dari luar maupun dari dalam tim. Keberhasilan merebut peringkat ketiga menjadi penutup langkah timnas Inggris pada turnamen piala dunia 2026.