JawaPos.com — Timnas Spanyol akan menghadapi Timnas Argentina pada final Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Duel dua raksasa sepak bola dunia itu menjadi pertemuan perdana mereka di partai final Piala Dunia sekaligus menghidupkan kembali rivalitas yang telah berlangsung selama lebih dari enam dekade.
Final ini juga menghadirkan cerita menarik. Bintang muda Spanyol Lamine Yamal akan berhadapan langsung dengan Lionel Messi, sosok yang pernah memandikannya saat masih bayi dalam sesi pemotretan bersama Barcelona.
Meski sama-sama memiliki sejarah besar di sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina ternyata sangat jarang bertemu dalam ajang Piala Dunia. Berada di konfederasi berbeda membuat kedua negara lebih sering bertemu dalam pertandingan persahabatan dibanding turnamen resmi.
Bagaimana Rekor Pertemuan Spanyol vs Argentina di Piala Dunia?
Berdasarkan catatan Transfermarkt, Spanyol dan Argentina baru sekali bertemu di putaran final Piala Dunia. Pertandingan itu berlangsung pada fase grup Piala Dunia 1966. Saat itu Spanyol yang ditangani Jose Villalonga menggunakan formasi 4-3-3. Namun, Tim Matador harus mengakui keunggulan La Albiceleste dengan skor tipis 1-2.
Argentina membuka keunggulan pada menit ke-65 melalui Luis Artime setelah menerima umpan Jorge Solari. Spanyol sempat menyamakan kedudukan enam menit kemudian lewat gol Pirri yang membangkitkan harapan mereka.
Harapan tersebut tidak bertahan lama. Luis Artime kembali mencetak gol pada menit ke-79 melalui sepakan kaki kiri yang gagal dibendung kiper Iribar. Hingga peluit panjang dibunyikan, Spanyol tidak mampu mencetak gol penyama kedudukan meski diperkuat sejumlah legenda seperti Francisco "Paco" Gento dan Luis del Sol.
Kekalahan itu sekaligus menjadi satu-satunya catatan pertemuan kedua negara di ajang Piala Dunia sebelum final edisi 2026.
Siapa Lebih Unggul dalam Laga Persahabatan?
Jika di Piala Dunia kedua negara hanya sekali bertemu, kisah berbeda terjadi dalam pertandingan persahabatan. Sejak 1952 hingga 2018, Spanyol dan Argentina sudah saling berhadapan sebanyak 13 kali.
Argentina sempat mendominasi pertemuan awal dengan kemenangan pada 1952, 1953, dan 1960. Namun, Spanyol mulai menunjukkan kebangkitan dengan meraih kemenangan pada 1961 dan 1972.
Persaingan kedua negara semakin seimbang dalam beberapa dekade berikutnya. Hasil imbang terjadi pada 1974 dan 1988, sementara Spanyol mampu meraih kemenangan pada 1995, 2006, 2009, dan 2010.
Argentina juga sempat kembali berjaya dengan kemenangan 2-0 pada 1999. Namun, pertemuan terakhir justru menjadi milik Spanyol dengan kemenangan telak 6-1 pada laga persahabatan di Stadion Wanda Metropolitano pada 2018.
Enam gol Tim Matador kala itu dicetak Diego Costa, Isco yang memborong tiga gol, Thiago Alcantara, serta Iago Aspas. Argentina hanya mampu membalas melalui sundulan Nicolas Otamendi.
Berikut hasil lengkap laga persahabatan Spanyol melawan Argentina:
Spanyol 0-1 Argentina (1952)
Argentina 1-0 Spanyol (1953)
Argentina 2-0 Spanyol (1960)
Spanyol 2-0 Argentina (1961)
Spanyol 1-0 Argentina (1972)
Argentina 1-1 Spanyol (1974)
Spanyol 1-1 Argentina (1988)
Spanyol 2-1 Argentina (1995)
Spanyol 0-2 Argentina (1999)
Spanyol 2-1 Argentina (2006)
Spanyol 2-1 Argentina (2009)
Spanyol 4-1 Argentina (2010)
Spanyol 6-1 Argentina (2018)
Dari 13 pertandingan persahabatan tersebut, Spanyol membukukan tujuh kemenangan, Argentina meraih empat kemenangan, sedangkan dua laga lainnya berakhir imbang. Statistik itu menunjukkan keunggulan tipis Tim Matador dalam duel nonkompetitif.
Mengapa Finalissima Spanyol vs Argentina Tidak Pernah Digelar?
Sebelum dipastikan bertemu pada final Piala Dunia 2026, Spanyol dan Argentina sebenarnya dijadwalkan saling berhadapan pada ajang Finalissima. Laga tersebut mempertemukan juara Euro 2024, Spanyol, melawan juara Copa America 2024, Argentina. Pertandingan awalnya dijadwalkan berlangsung pada 27 Maret 2026 di Doha, Qatar.
Namun, pertandingan akhirnya batal digelar akibat memanasnya situasi politik di kawasan Timur Tengah. Upaya UEFA mencari jadwal pengganti juga tidak menemukan kesepakatan dengan Asociación del Fútbol Argentino (AFA).
"Setelah melalui banyak diskusi antara UEFA dan otoritas penyelenggara di Qatar, diumumkan hari ini bahwa karena situasi politik saat ini di kawasan tersebut, Finalissima tidak dapat dimainkan seperti yang diharapkan di Qatar," bunyi pengumuman UEFA yang dikutip melalui ESPN pada Kamis (16/7/2026).
Ironisnya, duel yang gagal terlaksana di Finalissima justru akhirnya terjadi di panggung yang jauh lebih besar. Spanyol dan Argentina kini dipastikan bertarung memperebutkan trofi Piala Dunia 2026 dalam laga yang diprediksi berlangsung sengit.
Selain menjadi perebutan gelar juara dunia, final ini juga menjadi kesempatan bagi Spanyol membalas kekalahan satu-satunya dari Argentina di ajang Piala Dunia. Sebaliknya, La Albiceleste berpeluang mempertahankan catatan sempurna mereka atas Tim Matador di turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut.