← Beranda
Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol Digelar Siang Hari, Ternyata Ini Pertimbangan FIFA
Andre Rizal HanafiSabtu, 18 Juli 2026 | 05.15 WIB
Trofi Piala Dunia. (FIFA)

 

JawaPos.com - Final Piala Dunia 2026 dipastikan akan menghadirkan duel antara Spanyol melawan Argentina.

Selain mempertemukan dua tim kuat, jadwal kick-off pertandingan ini juga menjadi sorotan karena akan dimainkan pada pukul 15.00 waktu setempat di Amerika Serikat.

Bagi sebagian penggemar sepak bola, laga puncak turnamen sebesar Piala Dunia identik dengan pertandingan malam hari. Namun, kenyataannya final edisi 2026 justru berlangsung saat matahari masih bersinar.

Baca Juga: Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Amerika Serikat Buka Peluang Perpanjang Kontrak Mauricio Pochettino

Dengan jadwal tersebut, pertandingan diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Sementara itu, matahari di kawasan tempat pertandingan baru terbenam sekitar pukul 20.00. Artinya, sepanjang laga final akan dimainkan dalam kondisi terang.

Fenomena ini sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah Piala Dunia. Ketika negara-negara di benua Amerika menjadi tuan rumah, FIFA beberapa kali menetapkan final berlangsung pada siang hari.

Baca Juga: Usai Absen di Semua Pertandingan, Donald Trump Dipastikan Hadiri Laga Final Piala Dunia 2026

Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, final dimainkan pukul 12.00 waktu setempat. Delapan tahun kemudian, Amerika Serikat yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994 juga menggelar final pada pukul 12.30 siang.

Situasi serupa kembali terjadi pada Piala Dunia 2026. Sebaliknya, ketika turnamen berlangsung di Eropa, Afrika, Asia, maupun Timur Tengah, laga final umumnya dimainkan pada malam hari, seperti Italia 1990, Prancis 1998, Jerman 2006, Afrika Selatan 2010 hingga Qatar 2022.

Lantas, mengapa FIFA memilih jadwal siang hari saat Piala Dunia digelar di Amerika?

Salah satu alasan yang paling masuk akal adalah mempertimbangkan pasar siaran televisi global.

Piala Dunia merupakan ajang olahraga dengan jumlah penonton terbesar di dunia sehingga waktu pertandingan harus mengakomodasi sebanyak mungkin wilayah.

Jika final dimulai pukul 15.00 di Amerika Serikat, maka pertandingan akan tayang pada malam hari di sebagian besar negara Eropa yang merupakan salah satu pasar terbesar sepak bola dunia.

Baca Juga: Lapangan Pertandingan Final Piala Dunia 2026 Panen Kritik, FIFA Ngotot Layak Pakai

Sementara di kawasan Asia, laga berlangsung pada tengah malam hingga dini hari, waktu yang masih dianggap memungkinkan bagi banyak penggemar untuk menyaksikan pertandingan.

Apabila final digelar pada malam hari di Amerika Serikat, maka penonton di Eropa harus menyaksikannya pada dini hari, sedangkan di Asia pertandingan baru dimulai pada pagi hari. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal dari sisi jangkauan siaran global.

Karena itu, pemilihan kick-off siang hari menjadi jalan tengah agar pertandingan puncak Piala Dunia tetap dapat dinikmati oleh sebanyak mungkin penonton di berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Amerikanisasi Sepak Bola, FIFA Hadirkan Cincin Juara ala Super Bowl untuk Pemenang Piala Dunia 2026

Dengan pertimbangan tersebut, FIFA kembali menempatkan kepentingan audiens global sebagai salah satu faktor utama dalam menentukan jadwal final Piala Dunia 2026.

Langkah ini sekaligus melanjutkan pola yang sudah beberapa kali diterapkan ketika turnamen berlangsung di kawasan Amerika.

EDITOR: Edi Yulianto