JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dipastikan akan menghadiri laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol. Kepastian itu disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam konferensi pers pada Kamis (16/7).
Leavitt mengungkapkan bahwa Trump akan bertolak ke New York pada Jumat (17/7) untuk menghadiri resepsi FIFA di Trump Tower, Manhattan.
Setelah itu, Trump dijadwalkan hadir langsung ke laga final yang akan digelar di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, pada Minggu (19/7) waktu setempat.
Baca Juga: Lapangan Pertandingan Final Piala Dunia 2026 Panen Kritik, FIFA Ngotot Layak Pakai
Kehadiran Trump di final sebenarnya sudah lama diperkirakan. Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya menyebut bahwa dirinya akan bersama Trump menyerahkan trofi kepada tim juara.
Namun, Leavitt tidak secara eksplisit mengonfirmasi peran itu meski besar kemungkinan Trump akan turut serta dalam seremoni penyerahan trofi. “Kehadiran Presiden akan menjadi penutup yang tepat untuk turnamen yang menunjukkan kemampuan Amerika dalam menjadi tuan rumah bagi dunia di panggung terbesar,” ujar Leavitt dikutip dari The Athletic.
Sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Trump tidak terlihat menghadiri satu pun pertandingan meski sang Presiden beberapa kali mengindikasikan akan menyaksikan sejumlah laga. Meskipun demikian, sejumlah pejabat kabinetnya diketahui hadir dalam pertandingan tim nasional Amerika Serikat di California dan Seattle.
Baca Juga: Amerikanisasi Sepak Bola, FIFA Hadirkan Cincin Juara ala Super Bowl untuk Pemenang Piala Dunia 2026
Kehadiran kepala negara tuan rumah dalam final Piala Dunia bukan hal baru. Pada edisi 2022 di Qatar, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani turut mendampingi Infantino menyerahkan trofi kepada kapten Argentina, Lionel Messi. Sheikh Tamim bahkan sempat menyelimuti Messi dengan jubah tradisional Qatar, bisht, sebelum seremoni pengangkatan trofi. Sementara itu, pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Presiden Vladimir Putin menyerahkan medali kepada tim juara Prancis.
Trump sendiri sebelumnya juga terlibat dalam seremoni sepak bola internasional. Pada final Piala Dunia Antarklub 2025 yang digelar di stadion yang sama, Trump menyerahkan trofi kepada klub Inggris Chelsea. Momen itu sempat viral dan menuai kritik karena Trump tampak tetap berada di podium saat kapten Chelsea, Reece James, mengangkat trofi.
Hubungan Trump dan Infantino pun diketahui cukup dekat sejak masa jabatan pertama Trump sebagai presiden. Kedekatan itu terus terjalin hingga persiapan Piala Dunia 2026, termasuk saat pengumuman lokasi undian turnamen di Kennedy Center, Washington DC, serta pemberian FIFA Peace Prize kepada Trump.
Namun, keterlibatan Trump dalam turnamen Piala Dunia 2026 juga sempat menuai kontroversi. Awal bulan Juli, Trump dikabarkan menghubungi Infantino untuk meninjau ulang hukuman kartu merah terhadap penyerang timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun. Tidak lama setelah itu, FIFA langsung membatalkan hukuman itu, sebelum akhirnya Amerika Serikat tersingkir dari turnamen usai kalah dari Belgia.