JawaPos.com – Inggris dan Argentina kembali bertemu di semifinal Piala Dunia 2026. Rivalitas dua negara ini menyimpan banyak kisah legendaris, mulai dari gol Tangan Tuhan Diego Maradona hingga penebusan David Beckham empat tahun setelah kartu merah kontroversialnya.
Semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina bukan sekadar perebutan tiket ke final. Duel klasik dua negara ini menyimpan sejarah panjang yang dipenuhi kontroversi, emosi, dan momen legendaris.
Setelah 24 tahun, Inggris dan Argentina kembali bertemu di ajang Piala Dunia. Kali ini, kedua tim akan berduel pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026).
Inggris melaju ke semifinal usai mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak tambahan waktu. Sementara itu, Argentina menyingkirkan Swiss dengan kemenangan 3-2, juga lewat extra time.
Laga nanti menjadi pertemuan keenam kedua negara di Piala Dunia. Terakhir kali mereka bertemu terjadi pada fase grup Piala Dunia 2002 Korea Selatan-Jepang. Saat itu, Inggris menang tipis 1-0.
Dari lima pertemuan sebelumnya, Inggris mengoleksi tiga kemenangan, sedangkan Argentina meraih dua kemenangan. Meski demikian, setiap pertemuan kedua negara selalu menghadirkan drama yang dikenang hingga kini.
Baca Juga: Argentina vs Inggris: Bayang-Bayang Perang Malvinas Kembali Iringi Duel Semifinal Piala Dunia 2026
Gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona
Pertemuan paling legendaris terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko.
Laga tersebut berlangsung hanya empat tahun setelah Perang Malvinas/Falklands antara Argentina dan Inggris. Bagi masyarakat Argentina, pertandingan itu memiliki makna emosional sebagai ajang pembalasan simbolis.
Saat skor masih 0-0, Diego Maradona mencetak gol dengan menggunakan tangan ketika berebut bola dengan kiper Inggris, Peter Shilton. Meski jelas terjadi handball, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
Gol itu kemudian dikenal sebagai "Hand of God" atau "Tangan Tuhan", salah satu gol paling kontroversial dalam sejarah sepak bola.
Hanya beberapa menit kemudian, Maradona kembali mencetak gol spektakuler setelah melewati hampir seluruh pemain Inggris. Gol itu hingga kini dikenal sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Inggris sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gary Lineker, tetapi Argentina tetap menang 2-1 dan kemudian keluar sebagai juara dunia setelah mengalahkan Jerman Barat di final.
Kartu Merah David Beckham pada 1998
Drama kembali terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis.
David Beckham mendapat kartu merah setelah menendang kaki Diego Simeone saat keduanya terjatuh usai berebut bola.
Wasit langsung mengusir Beckham dari lapangan, sementara Simeone hanya menerima kartu kuning.
Meski bermain dengan 10 orang, Inggris mampu memaksakan hasil imbang 2-2 hingga pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Namun, Inggris akhirnya tersingkir setelah David Batty dan Paul Ince gagal menjalankan tugas sebagai algojo penalti.
Penebusan David Beckham pada 2002
Empat tahun kemudian, Beckham memperoleh kesempatan menebus kesalahannya.
Pada fase grup Piala Dunia 2002 Korea Selatan-Jepang, Beckham yang saat itu menjabat kapten Inggris di bawah pelatih Sven-Goran Eriksson tampil sebagai penentu kemenangan.
Gol penalti Beckham memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina sekaligus menjadi momen penebusan atas kartu merah yang diterimanya pada edisi 1998.
Kemenangan tersebut juga mengakhiri penantian panjang Inggris untuk kembali mengalahkan Argentina di Piala Dunia sejak kemenangan pada perempat final Piala Dunia 1966.
Rekap Empat Momen Ikonik Inggris vs Argentina
• Semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan kembali Inggris vs Argentina setelah 24 tahun.
• Pertemuan terakhir terjadi pada Piala Dunia 2002, ketika Inggris menang 1-0 lewat penalti David Beckham.
• Total sudah lima kali bertemu di Piala Dunia.
- Inggris menang 3 kali.
- Argentina menang 2 kali.
Baca Juga: Jude Bellingham Layak Dipanggil “Unc”, Tampil Makin Dewasa saat Timnas Inggris Singkirkan Norwegia
⚽ 1986 – "Tangan Tuhan"
Diego Maradona mencetak gol menggunakan tangan ke gawang Peter Shilton. Gol tetap disahkan dan menjadi salah satu kontroversi terbesar dalam sejarah sepak bola.
⚽ 1986 – Gol Abad Ini
Beberapa menit kemudian Maradona menggiring bola melewati hampir seluruh pemain Inggris sebelum mencetak gol spektakuler.
🟥 1998 – Beckham Diusir
David Beckham mendapat kartu merah setelah menendang Diego Simeone. Inggris akhirnya kalah adu penalti.
🏆 2002 – Beckham Membalas
Beckham mencetak gol penalti kemenangan Inggris atas Argentina sekaligus menebus kesalahannya pada Piala Dunia 1998.