JawaPos.com – Portugal harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia FIFA 2026 setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada babak perempat final.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (11/7), Kekalahan tersebut tidak hanya menjadi sorotan karena hasil pertandingan, tetapi juga memunculkan kontroversi mengenai peran Cristiano Ronaldo di dalam tim.
Perdebatan mengenai kontribusi sang kapten kembali mengemuka setelah Portugal tersingkir dari turnamen.
Baca Juga: Hasil Practice MotoGP Jerman 2026, Marc Marquez Tampil Tercepat dan Mendominasi di Sachsenring
Mantan pemain tim nasional Prancis, Youri Djorkaeff, melontarkan kritik keras terhadap permainan Portugal selama turnamen berlangsung.
Menurutnya, Cristiano Ronaldo tidak memperoleh dukungan yang semestinya dari rekan-rekan setimnya di lapangan.
Djorkaeff bahkan menilai Ronaldo seolah disabotase karena tidak ditempatkan dalam situasi yang dapat memaksimalkan kemampuannya.
Djorkaeff juga menyoroti penampilan sejumlah pemain Portugal, termasuk Vitinha dan Bruno Fernandes. Ia menegaskan bahwa beban permainan tidak seharusnya sepenuhnya berada di pundak Cristiano Ronaldo.
Menurut Djorkaeff, seluruh pemain memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan kontribusi dalam pertandingan.
Tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia FIFA 2026 kembali memunculkan perdebatan mengenai ketergantungan tim terhadap Cristiano Ronaldo. Masa depan tim nasional Portugal pun menjadi bahan pembahasan, terutama setelah turnamen yang diperkirakan menjadi Piala Dunia terakhir bagi Ronaldo.
Hingga kini, tuduhan yang disampaikan Djorkaeff masih sebatas opini pribadi dan belum mendapat tanggapan resmi dari pihak Tim Nasional Portugal maupun Cristiano Ronaldo.