← Beranda
Kolombia Kecam Ancaman Pembunuhan, Jaminton Campaz Buka Suara usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Taufiq ArdyansyahMinggu, 12 Juli 2026 | 18.42 WIB
Timnas Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)

JawaPos.com – Federasi Sepak Bola Kolombia mengecam ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada gelandang Jaminton Campaz beserta keluarganya. Ancaman itu muncul setelah Kolombia tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Kolombia gagal melaju ke babak perempat final usai kalah adu penalti dari Swiss pada babak 16 besar, Selasa (8/7). Dalam laga tersebut, Campaz membuang peluang emas pada masa perpanjangan waktu ketika tembakannya melebar dari sasaran.

Seusai pertandingan, akun media sosial pemain Rosario Central itu dibanjiri komentar bernada kebencian hingga ancaman. Campaz bahkan membatasi kolom komentar di akun pribadinya dan memilih tidak pulang ke Kolombia bersama rombongan tim sebagai langkah antisipasi.

"Tak ada atlet maupun anggota keluarganya yang pantas menerima intimidasi hanya karena membela negaranya di arena olahraga," tulis Federasi Kolombia dalam pernyataan resminya.

Melalui Instagram, Campaz juga menyampaikan pesan kepada publik. Ia mengunggah foto menutupi wajahnya sambil meminta masyarakat tetap menghormati para pemain.

"Kita boleh kecewa dan sedih, tetapi tidak ada gairah yang membenarkan kebencian atau membuat seseorang hidup dalam ketakutan," tulis Campaz.

Kasus ini kembali mengingatkan publik pada tragedi kelam sepak bola Kolombia di Piala Dunia 1994. Saat itu, bek Andres Escobar mencetak gol bunuh diri saat Kolombia kalah 1-2 dari Amerika Serikat.

Beberapa hari setelah Kolombia tersingkir dan pulang ke negaranya, Escobar ditembak mati di Medellin. 

Baca Juga: Pelatih Baru Timnas Portugal Tak Pedulikan Kontroversi, Jorge Jesus Pertahankan Cristiano Ronaldo

EDITOR: Hendra