JawaPos.com - Antonio Nusa mulai mencuri perhatian sebagai salah satu pemain muda paling berbahaya di Piala Dunia 2026. Di tengah sorotan yang selama ini lebih banyak mengarah kepada Erling Haaland, winger berusia 21 tahun tersebut justru mampu menunjukkan bahwa Norwegia memiliki lebih dari satu pemain yang bisa menentukan hasil pertandingan.
Performa impresif Nusa menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Norwegia melangkah ke babak 16 besar. Penampilannya saat menghadapi Pantai Gading menjadi bukti bahwa dirinya mampu tampil tenang dalam pertandingan besar.
Dengan kecepatan, kemampuan menggiring bola, serta keberanian menyerang lini pertahanan lawan, Nusa menjadi sosok yang terus memberikan ancaman sepanjang pertandingan. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari statistik, tetapi juga dari pengaruhnya terhadap permainan tim.
Baca Juga: Machida Zelvia Rekrut Nicholas Guimarães, Kiper Masa Depan Timnas Filipina Kini Tampil di J-League
Setiap kali menguasai bola, pemain yang memperkuat RB Leipzig itu mampu membuka ruang, memancing pemain bertahan keluar dari posisinya, hingga menciptakan peluang bagi rekan-rekannya. Permainan dinamis tersebut membuat Norwegia memiliki variasi serangan yang jauh lebih berbahaya.
Selama turnamen berlangsung, Nusa menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Dia tampil lebih percaya diri dibandingkan beberapa musim sebelumnya dan semakin matang dalam mengambil keputusan di area sepertiga akhir lapangan.
Kombinasi kecepatan, teknik individu, dan visi bermain membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling sulit dihentikan dalam situasi satu lawan satu. Keberadaan Erling Haaland memang masih menjadi perhatian utama setiap lawan Norwegia. Namun kondisi tersebut justru memberikan keuntungan bagi Antonio Nusa.
Saat fokus pertahanan lawan tertuju kepada Haaland, Nusa kerap mendapatkan ruang untuk melakukan akselerasi dari sisi lapangan. Situasi itu beberapa kali berhasil dimanfaatkan dengan baik untuk menciptakan peluang berbahaya.
Kemampuan Nusa dalam melakukan penetrasi menjadi salah satu keunggulan utamanya. Dia tidak hanya mengandalkan kecepatan berlari, tetapi juga memiliki kontrol bola yang sangat baik saat bergerak di ruang sempit.
Dengan perubahan arah yang cepat, pemain muda tersebut sering kali mampu melewati lebih dari satu pemain bertahan dalam satu rangkaian serangan. Sepanjang musim 2025/2026 bersama RB Leipzig, Antonio Nusa juga menunjukkan perkembangan yang cukup konsisten.
Pengalaman bermain di kompetisi Bundesliga membuat kualitas permainannya semakin matang. Menit bermain yang terus bertambah memberikan pengalaman berharga sehingga ia mampu membawa kepercayaan diri tersebut ke panggung Piala Dunia.
Kini tantangan yang lebih besar sudah menanti. Norwegia akan berhadapan dengan Brasil dalam pertandingan babak 16 besar yang diprediksi berlangsung sengit. Di atas kertas, Brasil masih menjadi salah satu kandidat kuat juara berkat materi pemain yang sangat berkualitas di semua lini.
Meski demikian, performa Antonio Nusa membuat Norwegia memiliki alasan untuk percaya diri. Brasil tentu tidak bisa hanya memusatkan perhatian kepada Haaland.
Baca Juga: Bukan Keajaiban! Begini Proyek 17 Tahun yang Ubah Maroko Jadi Raksasa Baru Sepak Bola Dunia
Jika terlalu fokus mengawal penyerang Manchester City tersebut, ruang di sisi lapangan bisa dimanfaatkan Nusa untuk melakukan tusukan yang berpotensi membahayakan gawang lawan. Hal inilah yang membuat keseimbangan pertahanan Brasil akan benar-benar diuji.
Salah satu kekuatan terbesar Antonio Nusa adalah kemampuannya membaca situasi permainan. Dia tahu kapan harus membawa bola sendiri, kapan memberikan umpan, dan kapan bergerak tanpa bola untuk membuka ruang. Kecerdasan tersebut membuatnya menjadi pemain yang sulit diprediksi lawan.
Selain memiliki kemampuan menyerang yang baik, Nusa juga dikenal aktif membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola. Etos kerjanya yang tinggi membuat dirinya menjadi bagian penting dalam sistem permainan NorwegiaDi Ia tidak ragu turun lebih dalam untuk membantu merebut bola sebelum kembali melakukan serangan cepat.
Usianya yang masih sangat muda membuat potensi Antonio Nusa dinilai masih bisa berkembang lebih jauh. Penampilan konsisten di level klub dan tim nasional menjadi sinyal bahwa dia berpeluang menjadi salah satu pemain terbaik Norwegia dalam beberapa tahun ke depan.
Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung yang tepat untuk menunjukkan kualitasnya kepada dunia. Apabila mampu mempertahankan performa seperti yang ditunjukkan sejauh ini, Antonio Nusa berpotensi menjadi pembeda saat menghadapi Brasil.
Satu momen akselerasi atau satu keputusan tepat di area pertahanan lawan bisa saja mengubah jalannya pertandingan. Hal itu menjadi alasan mengapa Brasil wajib memberikan perhatian khusus kepada pemain bernomor sayap tersebut.
Baca Juga: Jelang Duel 16 Besar Piala Dunia 2026, Hotel Timnas Inggris Bocor, Guardia Nacional Turun Tangan
Laga melawan Brasil bukan hanya menjadi ujian bagi Norwegia, tetapi juga kesempatan besar bagi Antonio Nusa untuk semakin mengukuhkan namanya di panggung sepak bola internasional. Jika kembali tampil impresif, ia tidak hanya akan membantu negaranya melangkah lebih jauh, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di dunia saat ini.
Di balik nama besar Erling Haaland, Antonio Nusa kini telah menjelma menjadi ancaman nyata yang tidak boleh dipandang sebelah mata oleh siapa pun.