← Beranda
Prediksi Line Up Timnas Australia vs Mesir: Mohamed Salah Belum Fit, Socceroos Siap Andalkan Irankunda
Andre Rizal HanafiSabtu, 4 Juli 2026 | 01.29 WIB
Nestory Irankunda diandalkan timnas Australia untuk menghadapi Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Instagram @socceroos)

 

JawaPos.com - Timnas Australia dan Mesir akan saling berhadapan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam pertandingan di AT&T Stadium, Sabtu (4/7) pukul 01.00 WIB. Laga ini diperkirakan berjalan sengit karena kedua tim sama-sama melihat peluang besar untuk melangkah ke babak 16 besar.

Baik timnas Australia maupun Mesir bukanlah tim yang memiliki pengalaman panjang di fase gugur Piala Dunia. Karena itu, pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi kedua negara untuk mencatatkan sejarah baru. Pemenang laga akan menghadapi pemenang duel Argentina melawan Cape Verde pada babak berikutnya.

Timnas Australia datang dengan kepercayaan diri yang cukup baik setelah berhasil melewati fase grup piala dunia sebagai runner-up. Tim asuhan Tony Popovic tampil disiplin sepanjang penyisihan dengan mengoleksi empat poin.

Baca Juga: FIFA Buka Suara! Ini Alasan Gol Josko Gvardiol Dianulir, Teknologi Canggih Ungkap Offside Kroasia vs Timnas Portugal

Mereka hanya menelan satu kekalahan dari tuan rumah Amerika Serikat, sementara hasil imbang tanpa gol melawan Paraguay memastikan langkah Socceroos ke fase gugur. Popovic diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan pada susunan pemain.

Stabilitas permainan menjadi salah satu kekuatan Australia selama turnamen berlangsung sehingga mempertahankan komposisi terbaik menjadi pilihan paling logis. Di lini belakang, Patrick Beach hampir pasti kembali dipercaya mengawal gawang Australia.

Penampilannya sejauh ini cukup konsisten dengan beberapa penyelamatan penting yang membantu tim mengamankan hasil positif. Tiga bek yang diprediksi tampil sejak menit pertama adalah Alessandro Circati, Harry Souttar, dan Kai Herrington.

Baca Juga: Prediksi Timnas Kolombia vs Ghana di 32 Besar Piala Dunia 2026: Los Cafeteros Diunggulkan Lolos ke Babak 16 Besar

Kombinasi ketiganya menawarkan keunggulan duel udara sekaligus ketenangan saat membangun serangan dari lini belakang. Pada sektor sayap, Jordan Bos dan Aziz Behich diperkirakan kembali mengisi posisi wing-back. Keduanya memiliki peran penting dalam membantu transisi menyerang maupun bertahan.

Sementara di lini tengah, Jackson Irvine akan berduet dengan Aiden O'Neill yang tampil cukup solid selama babak grup. Kreativitas serangan Australia kemungkinan akan bertumpu kepada Marco Volpato dan Connor Metcalfe yang bermain di belakang penyerang utama.

Sementara Nestory Irankunda diprediksi tetap menjadi ujung tombak. Kecepatan, keberanian dalam duel satu lawan satu, serta kemampuannya memanfaatkan ruang membuat Irankunda menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Mesir.

Australia juga mendapat keuntungan karena hanya kehilangan dua pemain akibat cedera, yakni Jacob Italiano dan Matthew Leckie. Di luar dua nama tersebut, hampir seluruh pemain inti berada dalam kondisi siap bertanding sehingga Popovic memiliki banyak opsi untuk menjaga keseimbangan permainan.

Di kubu Mesir, perhatian utama tertuju kepada kondisi Mohamed Salah. Kapten tim tersebut masih menjalani proses pemulihan setelah mengalami cedera hamstring pada pertandingan sebelumnya.

Meski namanya diprediksi masuk dalam susunan pemain, kondisi fisiknya masih menjadi tanda tanya hingga menjelang kick-off. Kehadiran Salah tentu akan memberikan dampak besar terhadap permainan Mesir. Pengalaman, visi bermain, dan kualitas penyelesaian akhirnya tetap menjadi senjata utama tim asuhan Hossam Hassan.

Baca Juga: Prediksi Argentina vs Tanjung Verde di 32 Besar Piala Dunia 2026: Messi Siap Pimpin Albiceleste Lolos ke Babak 16 Besar

Namun apabila kondisinya belum mencapai seratus persen, efektivitas lini depan Mesir bisa sedikit berkurang.

Selain Salah, Mesir juga menghadapi beberapa persoalan kebugaran pemain. Hamdy Fathy, Mohamed Abdelmonem, Hossam Abdelmaguid, dan Ahmed Fatouh masih berada dalam pemantauan tim medis.

Fatouh bahkan berpeluang besar absen sehingga Karim Hafez diperkirakan mengisi posisi bek kiri. Jika Abdelmonem tidak siap bermain, Yasser Ibrahim diprediksi berduet dengan Ramy Rabia di jantung pertahanan.

Baca Juga: Napoli Tunjuk Massimiliano Allegri Sebagai Pelatih hingga 2029

Sementara Mohamed Hany akan mengisi sisi kanan pertahanan dengan tugas meredam agresivitas Jordan Bos. Di lini tengah, Marwan Attia dan Mohamed Saber diperkirakan menjadi pasangan gelandang bertahan yang bertugas memutus aliran bola Australia.

Di depan mereka, Ziko dan Trezeguet siap membantu serangan dari kedua sisi lapangan. Posisi penyerang utama diprediksi tetap menjadi milik Omar Marmoush. Kecepatan dan mobilitasnya akan menjadi senjata utama Mesir, terutama ketika memanfaatkan serangan balik.

Jika Salah benar-benar tampil sejak awal, kombinasi keduanya dapat memberikan ancaman serius bagi pertahanan Australia. Secara permainan, pertandingan ini diperkirakan berlangsung seimbang.

Baca Juga: Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam

Australia kemungkinan akan lebih banyak mengandalkan organisasi permainan, pressing kolektif, dan serangan melalui kedua sisi lapangan. Sementara Mesir cenderung mengandalkan kecepatan transisi dan kualitas individu pemain depan.

Faktor duel lini tengah juga diprediksi menjadi penentu jalannya pertandingan. Australia memiliki karakter bermain yang agresif dan kuat dalam duel fisik, sedangkan Mesir lebih mengandalkan penguasaan bola dan kreativitas pemain-pemain menyerang.

Efektivitas dalam memanfaatkan peluang akan menjadi kunci. Australia cukup disiplin dalam bertahan, mereka harus waspada terhadap pergerakan Marmoush dan kemungkinan tampilnya Salah. Sebaliknya, Mesir wajib mengantisipasi kecepatan Irankunda yang beberapa kali menjadi pembeda sepanjang turnamen. 

Melihat performa kedua tim di fase grup, peluang kemenangan terbuka bagi masing-masing kubu. Australia sedikit diuntungkan oleh kondisi skuad yang lebih lengkap, sedangkan Mesir masih menunggu kepastian kebugaran sejumlah pemain penting.

Baca Juga: Begini Cara Teknologi Bola Piala Dunia 2026 Membatalkan Gol Kroasia ke Gawang Timnas Portugal

Prediksi susunan pemain

Australia (3-4-2-1): Patrick Beach; Alessandro Circati, Harry Souttar, Kai Herrington; Jordan Bos, Jackson Irvine, Aiden O'Neill, Aziz Behich; Marco Volpato, Connor Metcalfe; Nestory Irankunda.

Mesir (4-2-3-1): Mostafa Shobeir; Mohamed Hany, Ramy Rabia, Yasser Ibrahim, Karim Hafez; Marwan Attia, Mohamed Saber; Ziko, Mohamed Salah, Trezeguet; Omar Marmoush.

Pertandingan diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal. Jika Mohamed Salah mampu tampil dalam kondisi terbaiknya, Mesir memiliki peluang besar untuk memberikan tekanan kepada Australia.

Baca Juga: Setahun Kepergian Diogo Jota, Timnas Portugal Beri Penghormatan Menyentuh usai Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Namun apabila sang kapten belum sepenuhnya pulih, Australia berpeluang memanfaatkan momentum dengan permainan kolektif dan konsistensi yang telah mereka tunjukkan sepanjang fase grup. Duel ini diperkirakan ditentukan oleh detail kecil, termasuk efektivitas penyelesaian akhir dan disiplin bertahan selama 90 menit.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah