JawaPos.com - Kegagalan timnas Jerman melangkah jauh di Piala Dunia memicu gelombang kritik terhadap pelatih Julian Nagelsmann. Setelah Die Mannschaft tersingkir dari Paraguay melalui adu penalti di babak 32 besar, banyak penggemar hingga pengamat sepak bola mulai menyerukan satu nama sebagai penggantinya: Jurgen Klopp.
Timnas Jerman harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum kalah 4-3 lewat adu penalti di Boston. Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Jerman yang untuk ketiga kalinya secara beruntun gagal mencapai babak 16 besar Piala Dunia.
Meski Nagelsmann masih terikat kontrak hingga Euro 2028, masa depannya langsung menjadi bahan perbincangan. Melansir Liverpool.com, di media sosial, nama Jurgen Klopp menjadi kandidat yang paling banyak disebut untuk memimpin era baru timnas Jerman.
Baca Juga: Hajime Moriyasu Yakin Jepang Dekati Level Tim Elite meski Kalah dari Brasil di Piala Dunia
Jurnalis BILD Johannes Berner menjadi salah satu yang terang-terangan mendukung mantan pelatih Liverpool tersebut. "Brutal. Memalukan. Tersingkir lebih awal di Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut! Dari sudut pandang saya, hanya satu orang yang dapat menyelamatkan negara ini sekarang: Jürgen Klopp," ujar dia.
Pendapat serupa juga disampaikan penulis Bleacher Report Michael Ritter. "Klopp, selamatkan aku. Jurgen Klopp, jika kau bisa mendengarku, selamatkan aku. Selamatkan aku, Jurgen Klopp," tutur dia.
Sementara akun Jerman Football Tweet yang memiliki lebih dari satu juta pengikut di media sosial ikut menulis. "Hanya ada satu orang yang bisa menyelamatkan sepak bola Jerman dan namanya adalah Jurgen Klopp," ungkapnya.
Baca Juga: Ayase Ueda Kecewa Timnas Jepang Gagal Pertahankan Keunggulan saat Kalah Lawan Brasil di Piala Dunia
Pengamat Prediksi Tekanan untuk Nagelsmann
Komentator TalkSPORT Kevin Hatchard memperkirakan tekanan terhadap Nagelsmann akan semakin besar meski sang pelatih masih memiliki kontrak jangka panjang. Menurut dia, Klopp merupakan sosok yang paling mungkin membuat publik Jerman kembali optimistis.
"Ya, Nagelsmann memiliki kontrak hingga Euro berikutnya, tetapi pertanyaan serius akan diajukan," papar Kevin Hatchard.
Dia juga menilai tim nasional Jerman bisa menjadi satu-satunya pekerjaan yang cukup menarik untuk membuat Klopp meninggalkan posisinya saat ini sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull.
"Akan ada banyak sekali permintaan untuk Jurgen Klopp... dia saat ini di Red Bull, tetapi saya pikir satu-satunya peran yang akan membuatnya meninggalkan posisi ini adalah tim nasional Jerman. Dia sangat populer di Jerman," ungkap dia.
Hatchard juga menyoroti performa Jerman yang dinilai belum menunjukkan kualitas sebagai kandidat juara.
"Ada kerapuhan pada tim Jerman ini, kita telah melihatnya saat melawan tim-tim papan atas… mereka memberikan perlawanan sengit kepada Spanyol di Euro terakhir, tetapi di turnamen ini mereka tidak pernah terlihat dalam kondisi prima," ucap dia.
Baca Juga: Ismael Saibari Ceritakan Penaltinya yang Jadi Penentu Kemenangan Maroko Lawan Timnas Belanda
Klopp Masih Bungkam
Sejak meninggalkan Liverpool pada 2024, Klopp belum kembali melatih klub ataupun tim nasional. Dia kini menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global Red Bull dan selama Piala Dunia 2026 tampil sebagai komentator televisi.
Klopp beberapa kali mengisyaratkan belum memiliki rencana pasti untuk kembali ke dunia kepelatihan. Namun, dia pernah menyatakan tidak akan melatih rival langsung Liverpool apabila suatu saat kembali ke bangku pelatih.
Kekalahan dari Paraguay semakin memperpanjang masa sulit Die Mannschaft di turnamen besar. Sejak menjadi juara dunia pada 2014, Jerman belum pernah lagi memenangi pertandingan fase gugur Piala Dunia.
Mereka tersingkir di fase grup pada edisi 2018 dan 2022, sebelum kini kembali gagal melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Situasi tersebut membuat tekanan terhadap Nagelsmann semakin besar, sementara nama Jurgen Klopp terus menguat sebagai sosok yang diharapkan mampu mengembalikan kejayaan sepak bola Jerman.