JawaPos.com - Jepang kembali menerima kabar kurang menggembirakan menjelang laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Brasil Selasa (30/6/2026).
Gelandang serang andalan mereka, Takefusa Kubo, dipastikan masih belum dapat diturunkan karena proses pemulihan cederanya berjalan lebih lambat dari perkiraan tim medis.
Absennya Kubo menjadi kehilangan yang cukup berarti bagi skuad Samurai Biru. Pemain berusia 27 tahun itu sebelumnya mengalami cedera saat Jepang menghadapi Belanda pada pertandingan babak grup F Piala Dunia 2026.
Sejak saat itu, ia telah melewatkan dua pertandingan berikutnya dan kini kembali dipastikan tidak masuk dalam skuad menghadapi Brasil.
Tim pelatih sebenarnya berharap kondisi Kubo dapat membaik tepat waktu sebelum babak gugur dimulai.
Namun hingga sehari menjelang pertandingan, perkembangan pemulihan sang pemain dinilai belum cukup untuk mengizinkannya kembali merumput.
Keputusan tersebut diambil demi menghindari risiko cedera yang lebih serius. Dengan jadwal pertandingan yang padat serta intensitas tinggi di Piala Dunia, tim medis memilih tidak memaksakan Kubo tampil sebelum benar-benar pulih.
Baca Juga: Takumi Minamino: Mentalitas Underdog Bisa Bawa Jepang Singkirkan Brasil di Piala Dunia
Absennya pemain yang memperkuat Real Sociedad itu tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Hajime Moriyasu.
Kubo dikenal sebagai salah satu motor serangan Jepang berkat kreativitas, kemampuan menggiring bola, serta visi bermainnya yang kerap membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Meski demikian, Jepang masih memiliki sejumlah pemain yang siap mengisi kekosongan tersebut.
Selama fase grup, Samurai Biru menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bergantung pada satu pemain. Kolektivitas tim menjadi salah satu kekuatan utama yang membawa mereka melangkah ke fase gugur.
Di sisi lain, Brasil tetap menjadi lawan yang sangat berat. Tim berjuluk Selecao memiliki kedalaman skuad yang merata di hampir setiap lini.
Baca Juga: Nagatomo Yakin Jepang Bisa Kejutkan Brasil: Kami Bukan Tim yang Layak Gugur di Babak 32 Besar
Karena itu, Jepang dituntut tampil disiplin dan memaksimalkan setiap peluang apabila ingin melanjutkan perjalanan mereka di turnamen ini.
Pertandingan Jepang melawan Brasil diperkirakan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal.
Tanpa kehadiran Kubo, Jepang kemungkinan akan mengandalkan permainan cepat, transisi yang rapi, serta kerja sama antarlini untuk mengimbangi kualitas lawannya.
Meski belum bisa tampil pada laga penting ini, peluang Kubo untuk kembali bermain masih terbuka apabila Jepang berhasil melangkah ke babak berikutnya.
Baca Juga: Tak Lagi Sekadar Kuda Hitam, Jepang dan Maroko Kini Mengincar Status Juara Dunia Baru
Seluruh tim tentu berharap proses pemulihannya segera menunjukkan perkembangan positif sehingga sang gelandang dapat kembali memperkuat Samurai Biru di sisa perjalanan Piala Dunia 2026.
Kini, fokus Jepang sepenuhnya tertuju pada duel menghadapi Brasil. Dengan atau tanpa Takefusa Kubo, Samurai Biru tetap bertekad memberikan penampilan terbaik demi menjaga asa melangkah lebih jauh di panggung sepak bola dunia.