JawaPos.com - Nama Lamine Yamal kini menjadi salah satu sorotan besar di piala dunia. Di usia yang masih sangat muda, pemain sayap Barcelona dan Timnas Spanyol itu sudah mampu menunjukkan kualitas yang membuat banyak penggemar sepak bola terpukau.
Namun di balik kesuksesan dan kepercayaan diri Lamine Yamal di atas lapangan, ternyata ada sosok penting yang selalu memberikan dukungan sejak masa kecil. Sosok tersebut adalah neneknya, Fatıma.
Melalui sebuah unggahan yang dibagikan Adil Gulmez di media sosial X, Fatıma menceritakan bagaimana dirinya turut berperan dalam membesarkan Lamine Yamal. Dia mengungkapkan bahwa sejak kecil, sang cucu selalu mendapat pesan sederhana namun penuh makna sebelum bermain sepak bola.
Baca Juga: Strategi Unik Curacao di Piala Dunia: Keluarga dan Pasangan Jadi Bagian dari Perjuangan Tim
"Saya membesarkan Lamine dengan tangan saya sendiri. Sebelum turun ke lapangan, saya selalu berkata kepadanya: 'Anakku, saat kau melangkah ke lapangan, angkat tanganmu ke langit dan berdoalah demikian: Ya Tuhanku, bantulah aku, bersamailah aku, dan berikanlah aku pertolongan'," ujar Fatıma.
Nasihat tersebut terus melekat dalam kehidupan Yamal hingga sekarang. Bagi Fatıma, doa menjadi bekal penting yang dapat memberikan ketenangan, kepercayaan diri, dan kekuatan ketika menghadapi berbagai tantangan.
Cerita ini memberikan gambaran bahwa perjalanan seorang pesepak bola hebat tidak hanya dibentuk latihan keras dan bakat alami. Dukungan keluarga, terutama dari orang-orang terdekat yang selalu hadir sejak awal perjalanan, juga memiliki peran yang besar.
Baca Juga: Kisah Stale Solbakken Bangkit dari Kematian hingga Bawa Timnas Norwegia Bersinar di Piala Dunia 2026
Lamine Yamal dikenal sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di sepak bola Eropa. Meski usianya masih muda, ia sudah dipercaya tampil dalam pertandingan-pertandingan penting bersama Barcelona maupun Timnas Spanyol.
Kemampuannya dalam menggiring bola, mengambil keputusan di area serang, dan tampil tenang di bawah tekanan membuat banyak pihak menilai bahwa masa depannya masih sangat cerah.
Di tengah sorotan publik dan tekanan besar sebagai pemain muda, kisah tentang doa sang nenek menghadirkan sisi lain dari kehidupan Yamal. Di balik gemerlap stadion dan pencapaian di lapangan, ada nilai-nilai keluarga yang tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Bagi banyak orang, cerita ini menjadi pengingat bahwa dukungan tulus dari keluarga sering kali menjadi fondasi kuat yang membantu seseorang meraih mimpi. Dan bagi Lamine Yamal, doa seorang nenek tampaknya menjadi salah satu bekal berharga yang terus menyertainya hingga hari ini.