← Beranda
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel Ungkap Strategi Hadapi Ghana: Biarkan Tim Bermain Bebas
Aprillia JPRabu, 24 Juni 2026 | 02.48 WIB
Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel siap hadapi Ghana di piala dunia. (FIFA/YouTube)

 

JawaPos.com - Timnas Inggris akan hadapi laga kedua Grup L Piala Dunia 2026 lawan Ghana dengan percaya diri. Kemenangan 4-2 atas Kroasia di Dallas telah membuktikan lini serang The Three Lions asuhan Thomas Tuchel yang tampil lepas dan tajam. 

Pelatih Thomas Tuchel mengaku punya cara sederhana untuk menjaga performa itu tetap hidup, yaitu dengan jangan terlalu banyak mengatur. Dalam wawancara jelang menghadapi Ghana di Stadion Boston pada Rabu (24/6), Tuchel mengibaratkan timnas Inggris seperti orkestra.

Thomas Tuchel terinspirasi dari konduktor legendaris Herbert von Karajan yang percaya bahwa seni memimpin ialah tahu kapan harus berhenti agar tidak merusak harmoni. “Saya adalah pelatih yang sangat beruntung karena para pemain sudah datang dengan pola pikir yang tepat. Saya tidak perlu membentuk itu dari awal,” kata Tuchel dikutip dari ESPN.

Baca Juga: Didier Deschamps Yakin Kylian Mbappe Akan Jadi Raja Gol Piala Dunia

Alih-alih memberi banyak instruksi, Tuchel memilih memberi ruang. Pelatih berusia 52 tahun itu ingin para pemain seperti Harry Kane, Jude Bellingham, hingga Marcus Rashford tetap bermain bebas, seperti saat membongkar pertahanan Kroasia.

“Kami tidak mengganggu para pemain, kami tidak mengganggu jalannya pertandingan. Kami hanya mendorong mereka untuk bermain dengan bebas, terutama di lini serang,” ujar Thomas Tuchel.

Selain itu, Tuchel juga memuji performa timnya pada babak kedua saat melawan Kroasia. Saat itu, Inggris mampu melakukan tekanan secara konsisten.

Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Kolombia vs RD Kongo: Menanti Kejutan Lain Les Leopards

“Para pemain menunjukkan komitmen luar biasa untuk bertahan bersama. Itu terlihat jelas di babak kedua saat kami melakukan high press dengan baik. Pendekatan ini akan kembali kami coba saat melawan Ghana,” tambah Thomas Tuchel.

Meskipun demikian, Tuchel sadar bahwa setiap pertandingan memiliki karakter yang berbeda. Tuchel memprediksi laga melawan Ghana akan berlangsung dengan pendekatan yang berbeda jika dibandingkan saat menghadapi Kroasia. 

“Pertandingan akan berkembang dengan sendirinya dan sulit diprediksi. Saya memperkirakan akan ada perbedaan karena gaya bermain lawan, tetapi kami harus siap menjawab setiap situasi yang muncul,” ujar Thomas Tuchel.

Kabar baik pun datang dari kondisi skuad Inggris. Tuchel memastikan seluruh pemain dalam kondisi fit, termasuk Bukayo Saka yang telah kembali berlatih penuh setelah sebelumnya mengalami masalah kebugaran.

“Semua pemain tersedia. Bukayo terus menunjukkan perkembangan positif, pergerakannya semakin bebas dan tidak merasakan sakit lagi. Bukayo menjalani dua sesi latihan terakhir dengan intensitas tinggi dan siap dimainkan, meskipun saya belum bisa memastikan apakah ia akan menjadi starter,” tambah Tuchel. 

Saat ini, Inggris masih menduduki posisi pertama klasemen Grup L diikuti Ghana di posisi kedua. Setelah menghadapi Ghana, Inggris akan menutup fase grup dengan melawan Panama pada 28 Juni di MetLife Stadium, New Jersey.

Baca Juga: Meski Timnas Argentina Menang, Alexis Mac Allister Akui Austria Sulit Dikalahkan

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah