JawaPos.com - Sepak bola selalu melahirkan rekor baru dari generasi ke generasi. Namun ada beberapa pencapaian yang tampaknya akan sangat sulit disentuh dalam waktu dekat. Salah satunya adalah rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa di level tim nasional yang saat ini dipegang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Fenomena ini semakin menarik setelah Kylian Mbappe resmi menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Prancis. Penyerang berusia 27 tahun itu hanya membutuhkan 58 gol untuk melampaui catatan sebelumnya yang dipegang Olivier Giroud dengan 57 gol.
Di negara lain, situasinya juga relatif serupa. Brasil yang dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia bahkan memiliki rekor yang lebih rendah dibanding Argentina dan Portugal.
Neymar berhasil menjadi top skor sepanjang masa Tim Samba setelah mengoleksi 79 gol dan melewati rekor legenda sepak bola Brasil, Pele, yang mencatatkan 77 gol.
Namun kondisi berbeda terjadi di Argentina dan Portugal. Kedua negara tersebut memiliki standar yang sangat tinggi karena keberadaan dua pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Di Argentina, Lionel Messi meninggalkan warisan luar biasa dengan torehan 117 gol untuk tim nasional. Angka tersebut membuat siapa pun yang bermimpi menjadi pencetak gol terbanyak Albiceleste harus menjalani perjalanan yang sangat panjang dan konsisten selama bertahun-tahun.
Baca Juga: Luis Figo Angkat Bicara soal Ronaldo, Sebut Timnas Portugal Tak Boleh Bergantung pada Satu Pemain
Tantangan yang lebih berat bahkan menanti para penyerang Portugal. Cristiano Ronaldo masih memegang rekor dengan 141 gol di level internasional.
Jumlah itu bukan hanya menjadi yang tertinggi dalam sejarah Portugal, tetapi juga menjadi salah satu pencapaian individu paling luar biasa yang pernah tercatat dalam sepak bola internasional.
Perbandingan ini menunjukkan betapa uniknya situasi yang terjadi di beberapa negara. Di Prancis atau Brasil, rekor top skor tim nasional masih berada dalam rentang yang realistis untuk dikejar oleh generasi berikutnya. Sebaliknya, Argentina dan Portugal seolah memiliki batas yang jauh lebih tinggi.
Bukan berarti rekor Messi dan Ronaldo mustahil dipecahkan. Sepak bola selalu menghadirkan kejutan dan talenta baru.
Namun melihat konsistensi, usia panjang karir, serta produktivitas yang ditunjukkan kedua legenda tersebut, rasanya para striker masa depan Argentina maupun Portugal harus bekerja ekstra keras jika ingin menuliskan namanya di puncak daftar pencetak gol sepanjang masa.
Untuk saat ini, Messi dan Ronaldo tidak hanya meninggalkan trofi dan kenangan, tetapi juga standar yang mungkin membutuhkan waktu puluhan tahun untuk dilampaui.
Baca Juga: Pesan Haru Leo Lelis untuk Persebaya Surabaya: Klub Ini Spesial di Hati Saya